Kesaksian Tentara AS: Gelombang Ledakan Rudal Iran Dirasakan Sekujur Tubuh

Kamis, 23 April 2020 - 15:26 WIB
loading...
A A A
"Bom demi bom mengguncang kami untuk apa yang terasa seperti sepanjang malam," kata pilot itu.

Suara tembakan terdengar pada satu titik, menyebabkan pilot berpikir kelompoknya sedang diserang oleh pasukan musuh yang menyusup ke markas. Sebaliknya, ledakan rudal telah memicu kobaran api.

Sementara itu, petugas keamanan pasukan keamanan dari Skuadron Ekspedisi Udara ke-443 melakukan pemeriksaan kesejahteraan terhadap personel, jalur penerbangan pesawat dan tempat perlindungan pangkalan sebelum dan sesudah rudal-rudal Iran menghantam. Satu rudal menghantam area yang hanya 100 meter dari posisi mereka ketika mereka duduk di kendaraan untuk semua medan militer (MATV).

Bahkan dengan rudal yang masuk, pasukan keamanan harus bertindak di mana mereka telah melihat personel Angkatan Darat bergegas keluar dari menara penjaga perimeter setelah terbakar akibat serangan. Para penerbang menggunakan MATV untuk membobol tembok pertahanan HESCO terdekat, menjatuhkan puing-puing untuk membuat jembatan di atas kawat berduri dan memungkinkan pasukan untuk melarikan diri dari menara.

"Beberapa dari kami memegang posisi defensif untuk menjaga keamanan perimeter, sementara sisanya dari kami dengan cepat memeriksa tentara untuk setiap cedera serius," kata penerbang itu.

Sebelum delapan rudal terakhir menghantam, seorang penerbang anonim mengatakan dia sedang memikirkan anak-anak perempuannya dan mulai dengan tenang menyanyi; "Kamu adalah sinar matahariku."

"Saya telah sepenuhnya menerima bahwa saya akan mati di tempat perlindungan bersama tim saya," kata penerbang itu. "Saya belum pernah begitu bahagia melihat matahari terbit."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved