Rusia Sebut NATO Bangun Pasukan di Dekat Belarusia
Rabu, 19 Januari 2022 - 13:31 WIB
loading...
Tentara mengikuti latihan militer di Yavoriv, Lviv, Ukraina, 24 September 2021. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Di tengah ketegangan yang meningkat dengan NATO, Rusia bersumpah tidak akan menutup mata terhadap aktivitas militer blok pimpinan Amerika Serikat (AS) itu di dekat Belarusia.
Pernyataan itu muncul saat para pejabat Rusia mencari tanggapan atas jaminan keamanan yang mereka usulkan pada NATO.
Berbicara sebagai bagian dari wawancara dengan TASS yang diterbitkan pada Selasa (18/1/2022), Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Minsk, Boris Gryzlov, mengatakan, “Kami melihat bahwa peningkatan kekuatan dan sumber daya NATO, pada kenyataannya, tidak berhenti di gerbang kami.”
Baca juga: Peretas Korut Dituduh Serang Rusia, Termasuk Kedubes di Indonesia
Dia melanjutkan, bahwa selama krisis migran, ketika ribuan calon pencari suaka dari negara-negara bermasalah, terutama di Timur Tengah, berusaha menyeberang dari bekas republik Soviet ke negara-negara Uni Eropa (UE), pasukan tambahan, termasuk senjata berat dipindahkan ke perbatasan Belarusia dari Polandia.
Baca juga: Misi Antariksa NASA Terancam Berantakan karena Kekurangan Astronot
Gryzlov memperingatkan, “Tindakan seperti itu dari NATO dan mitranya tentu saja, tidak luput dari perhatian.”
Baca juga: Setelah Nikaragua Beralih, China: Sekutu Taiwan akan Menjadi Nol
Pernyataan itu muncul saat para pejabat Rusia mencari tanggapan atas jaminan keamanan yang mereka usulkan pada NATO.
Berbicara sebagai bagian dari wawancara dengan TASS yang diterbitkan pada Selasa (18/1/2022), Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Minsk, Boris Gryzlov, mengatakan, “Kami melihat bahwa peningkatan kekuatan dan sumber daya NATO, pada kenyataannya, tidak berhenti di gerbang kami.”
Baca juga: Peretas Korut Dituduh Serang Rusia, Termasuk Kedubes di Indonesia
Dia melanjutkan, bahwa selama krisis migran, ketika ribuan calon pencari suaka dari negara-negara bermasalah, terutama di Timur Tengah, berusaha menyeberang dari bekas republik Soviet ke negara-negara Uni Eropa (UE), pasukan tambahan, termasuk senjata berat dipindahkan ke perbatasan Belarusia dari Polandia.
Baca juga: Misi Antariksa NASA Terancam Berantakan karena Kekurangan Astronot
Gryzlov memperingatkan, “Tindakan seperti itu dari NATO dan mitranya tentu saja, tidak luput dari perhatian.”
Baca juga: Setelah Nikaragua Beralih, China: Sekutu Taiwan akan Menjadi Nol
Lihat Juga :