Hakim Ini Minta Terdakwa Cium Kaki Ibunya karena Diselamatkan dari Hukuman Mati

Rabu, 19 Januari 2022 - 04:46 WIB
loading...
Hakim Ini Minta Terdakwa...
Hakim di Mesir minta terdakwa mencium kaki ibunya karena diselamatkan dari hukuman mati. Foto/SINDOnews.com/Ilustrasi
A A A
KAIRO - Seorang hakim di pengadilan Mansoura, Mesir , meminta seorang terdakwa untuk mencium kaki ibunya setelah diselamatkan dari hukuman mati.

Terdakwa, seorang pria, semestinya dihukum mati karena membakar saudara perempuannya hingga tewas dalam perselisihan tentang warisan.

Baca juga: Inilah Giri, Biksu Hindu yang Serukan Genosida Muslim India

Selama persidangan, ibu terdakwa mengatakan kepada hakim: “Tolong jangan pisahkan saya dari putra saya, apa yang terjadi sudah terjadi. Dia adalah anak saya satu-satunya. Saya sudah kehilangan putri saya. Demi Allah, tolong tinggalkan dia untuk saya."

Terdakwa yang bernama Mohammed (47) diadili karena menuangkan bensin ke saudara perempuannya dan membakarnya, yang menyebabkan kematiannya pada Oktober 2021.

Terdakwa melakukannya karena korban menolak untuk melepaskan hak warisannya setelah kematian ayah mereka.

Hakim memenuhi permintaan ibu terdakwa dengan mengubah hukuman mati menjadi penjara seumur hidup.

Sebelum hukuman diubah, hakim minta terdakwa mencium kaki ibunya. “Ayo Mohammed, cium kepala dan kaki ibu Anda karena dia menyelamatkan hidup Anda, dan Anda harus mencium kakinya siang dan malam," kata hakim pengadilan, yang dikutip Gulf News, Selasa (18/1/2022).

Mohammed lantas mendekati ibunya dan mencium tangan, kepala, dan kakinya di depan para petugas di aula pengadilan sementara ibunya menangis.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
5 Pejabat China yang...
5 Pejabat China yang Dieksekusi Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved