Letusan Gunung Berapi Tonga: Tsunami 15 Meter, Seluruh Rumah Satu Pulau Hancur

Rabu, 19 Januari 2022 - 00:48 WIB
loading...
Letusan Gunung Berapi...
Dampak letusan gunung berapi bawah laut di Tonga memicu tsunami 15 meter. Seluruh rumah dalam satu pulau hancur. Foto/Maxar Technologies
A A A
SYDNEY - Letusan gunung berapi bawah laut di Tonga pada Sabtu pekan lalu ternyata memicu tsunami setinggi 15 meter di negara tersebut. Erupsi itu juga menyebabkan seluruh rumah dalam satu pulau hancur.

Ketinggian gelombang tsunami itu dikonfirmasi pemerintah setempat pada Selasa (18/1/2022). Data sementara pemerintah menyatakan korban meninggal tiga orang, yakni dua warga lokal dan seorang warga Inggris.

Baca juga: Ini Foto Pertama Dampak Letusan Gunung Berapi Tonga Picu Tsunami 15 Meter

Dengan komunikasi yang sangat terhambat oleh putusnya kabel bawah laut, informasi tentang skala kehancuran setelah erupsi gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai sejauh ini sebagian besar berasal dari pesawat pengintai.

Namun kantor Perdana Menteri Siaosi Sovaleni mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setiap rumah di pulau Mango, tempat tinggal sekitar 50 orang, telah hancur. Hanya dua rumah yang tersisa di Fonoifua, dan pulau Namuka mengalami kerusakan parah.

Wakil kepala misi Tonga di Australia, Curtis Tuihalangingie, sebelumnya mengatakan gambar yang diambil oleh Pasukan Pertahanan Selandia Baru (NZDF) menunjukkan pemandangan yang "mengkhawatirkan" dari sebuah desa yang hancur di Mango dan bangunan yang hilang di pulau Atata, yang lebih dekat dengan gunung berapi.

“Orang-orang panik, orang-orang lari dan terluka. Mungkin akan ada lebih banyak kematian dan kami hanya berdoa agar tidak terjadi," kata Tuihalaningie kepada Reuters.

Kantor Sovaleni mengatakan seorang wanita berusia 65 tahun di Pulau Mangga dan seorang pria berusia 49 tahun di Pulau Nomuka telah meninggal, selain warga negara Inggris yang jasadnya ditemukan pada hari Senin.

Sejumlah korban cedera juga dilaporkan.

Menurut Kantor Perdana Menteri, gelombang tsunami mencapai hingga 15 meter menghantam kelompok Pulau Haapia, tempat Pulau Mango berada, dan pantai barat pulau utama Tonga; Tongatapu.

Penduduk dipindahkan ke pusat-pusat evakuasi karena 56 rumah hancur atau rusak parah di pantai itu.

Atata dan Mango berada antara sekitar 50 dan 70 km dari gunung berapi Hunga Tonga-Hunga Ha'apai, yang mengirimkan gelombang tsunami melintasi Samudra Pasifik ketika meletus dengan ledakan yang terdengar sejauh 2.300 km (1.430 mil) di Selandia Baru.

Gambar satelit dari hari Minggu menunjukkan kaldera Hunga Tonga-Hunga Haapai telah runtuh dan pulau itu telah kehilangan sebagian besar luas permukaan awalnya. Demikian pengumuman Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Operasi pencarian dan penyelamatan dimulai pada hari Minggu untuk pulau Atata, yang berpenduduk sekitar 100 orang, dengan evakuasi sedang berlangsung.

“Tantangan transportasi laut dan udara tetap ada karena kerusakan yang diakibatkan oleh dermaga dan abu yang menutupi landasan pacu,” imbuh Kantor Perdana Menteri.

Lapisan abu tebal menyelimuti pulau-pulau itu, menurut gambar udara yang diberikan kepada Tonga oleh Selandia Baru dan Australia.

Selain kerusakan lokal, para ilmuwan mengatakan letusan itu bisa berdampak jangka panjang pada terumbu karang, garis pantai dan perikanan di wilayah yang lebih luas, serta menyebabkan hujan asam.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Peru Ruben Ramirez mengatakan setidaknya 2 km dari pantai Peru dan dua pantai dikotori oleh tumpahan minyak dari kapal yang diguncang oleh gelombang yang disebabkan oleh letusan gunung berapi di Tonga.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Ancaman Tsunami 20 Meter,...
Ancaman Tsunami 20 Meter, BMKG: Siapkan Mitigasi Bencana Terburuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved