4 Negara Penghasil Sampah Plastik Terbesar, Nomor 1 Sebanyak 130 Kg Per Orang

Selasa, 18 Januari 2022 - 13:55 WIB
loading...
4 Negara Penghasil Sampah...
Sampah plastik menjadi masalah di berbagai negara. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Sampah plastik menjadi masalah terbesar yang harus dihadapi dunia. Pasalnya plastik sekali pakai seperti pembungkus makanan, kantong plastik, dan botol minuman, telah memenuhi tempat pembuangan sampah dan laut.

Melansir National Geographic, jumlah sampah plastik diperkirakan akan meningkat hingga 53-90 juta ton pada 2030.

Sampah plastik yang tidak dapat terurai dengan cepat dan dibuang di laut begitu saja tentu akan mencemari lingkungan dan ekosistem.

Tak dapat dipungkiri, negara-negara kaya menjadi penyumbang penghasil sampah plastik tertinggi.

Masalah sampah yang meningkat tajam sering dikorelasikan dengan tingkat perekonomian suatu negara. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 4 negara yang menjadi penghasil sampah plastik terbesar.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat (AS) menduduki peringkat pertama sebagai negara penghasil sampah plastik terbesar.

Amerika Serikat menjadi kontributor utama plastik sekali pakai yang akhirnya menjerat dan mencekik kehidupan laut, merusak ekosistem, dan membawa bahaya polusi rantai makanan.

Melansir The Guardian, sejak 1960 sampah plastik di Negeri Paman Sam ini memang terus melonjak tajam.

Bahkan sekarang sampah plastik yang dihasilkan sekitar 42 juta metrik ton per tahun atau sekitar 130 kg sampah plastik per orang di Amerika. Jumlah tersebut melebihi jumlah sampah plastik gabungan negara anggota Uni Eropa.

Infrastruktur daur ulang ternyata gagal mengimbangi pertumbuhan besar dalam produksi plastik Amerika Serikat.

2. Inggris

Melansir Forbes, penduduk Inggris menghasilkan lebih banyak sampah plastik per orang daripada negara lain.

Diketahui, Inggris menghasilkan sampah plastik rata-rata 99 kg setiap tahunnya. Sebagian besar swalayan di Inggris telah bergantung dengan plastik. Plastik seakan tidak dapat hilang dari peradaban mereka.

Setiap tahun, satu individu di Inggris bisa membuang sekitar 18 piring plastik dan 37 pisau serta garpu sekali pakai.

Kini, pemerintah Inggris berencana melarang penggunaan alat makan plastik sekali pakai sebagai upaya mengurangi polusi lingkungan akibat sampah plastik. April mendatang, Inggris akan memperkenalkan pajak kemasan plastik terkemuka di dunia.

3. Korea Selatan

Pandemi membuat penggunaan plastik semakin merajalela di dunia, terutama di Korea Selatan.

KBS World mengungkapkan Negeri Ginseng ini menjadi penyumbang sampah plastik terbesar ketiga di dunia dengan menghasilkan sampah plastik sebesar 88 kg per tahun untuk setiap individu.

Pada pusat daur ulang sampah di Seoul, terdapat tumpukan berbagai macam plastik hingga kotak styrofoam.

Korea Selatan kini tengah menggunakan pendekatan ekonomi sirkular dalam mengolah limbah plastik baik domestik maupun impor.

4. Jerman

Setiap orang di Jerman diperkirakan menghasilkan sampah plastik sebanyak 81,16 kg per tahunnya.

Jerman menghasilkan sekitar 31.239 ton sampah plastik yang berisiko memasuki sungai dan lautan setiap tahun. Bahkan, Jerman pernah tercatat menjadi eksportir limbah sampah plastik ke Indonesia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
Orang Indonesia Paling...
Orang Indonesia Paling Hobi Main Ponsel, Nomor 1 di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved