Rezim Kim Jong-un Jengkel AS Ikut Campur Urusan Korut-Korsel

Kamis, 11 Juni 2020 - 09:17 WIB
loading...
Rezim Kim Jong-un Jengkel...
Para tentara Korea Utara saat mengikuti para militer di Pyongyang. Foto/REUTERS
A A A
SEOUL - Rezim Kim Jong-un yang berkuasa di Pyongyang pada Kamis (11/6/2020) meluapkan kekesalannya terhadap Amerika Serikat (AS) yang mereka anggap sudah ikut campur urusan Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel).

Reaksi Pyongyang muncul sehari setelah seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyesalkan keputusan rezim Kim yang memutuskan seluruh jalur komunikasi dengan Seoul.

"Amerika Serikat selalu mendukung kemajuan dalam hubungan antar-Korea, dan kami kecewa dengan tindakan DPRK baru-baru ini. Kami mendesak DPRK untuk kembali ke diplomasi dan kerja sama. Kami tetap berkoordinasi erat dengan sekutu kami, Republik Korea, tentang upaya untuk melibatkan DPRK," kata juru bicara tersebut kepada kantor berita Yonhap. DPRK adalah singkatan dari nama resmi negara Korut, yakni Republik Rakyat Demokratik Korea.

Pyongyang mengatakan Washington tidak memiliki pendirian untuk mengomentari urusan antar-Korea. Pyongyang menyarankan Washington untuk tetap diam jika ingin pemilihan presiden November mendatang berjalan lancar. (Baca: Nyatakan Musuh, Korut Putus Seluruh Jalur Komunikasi dengan Korsel )

"Jika AS menyodok ke dalam urusan orang lain dengan pernyataan ceroboh, jauh dari mengurus urusan internalnya, pada saat situasi politiknya berada dalam kebingungan terburuk, itu mungkin menghadapi hal yang tidak menyenangkan yang sulit untuk dihadapi," kata Direktur Jenderal untuk urusan AS di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Kwon Jong Gun, seperti dikutip Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

"Amerika Serikat harus menahan lidah dan mengatasi masalah dalam negerinya sendiri kecuali jika ia ingin 'mengalami perawatan rambut'," katanya. "Akan lebih baik tidak hanya untuk kepentingan AS, tetapi juga untuk memudahkan pemilihan presiden mendatang."

James Kim, seorang peneliti di Institut Asan untuk Studi Kebijakan di Seoul, mengatakan tidak jelas apa yang akan dilakukan Korea Utara untuk mengganggu pemilihan presiden AS November mendatang atau menyebabkan masalah bagi kampanye Presiden AS Donald Trump,
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Berita Terkini
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved