Mantan PM Ukraina: Putin Akan Memakan Presiden Zelensky untuk Sarapan
Minggu, 16 Januari 2022 - 01:33 WIB
loading...
A
A
A
Jika tidak, Yatsenyuk memperingatkan; "Pemimpin Rusia itu akan memakannya untuk sarapan.”
Politisi Ukraina tersebut juga mengecam fakta bahwa Barat memegang jaminan keamanan dengan Rusia sebagai "omong kosong", dan sebaliknya menyerukan perlunya menjatuhkan sanksi keras pada Rusia dan pemimpinnya.
Yatsenyuk juga bersikeras bahwa Kiev harus menerima senjata pertahanan mematikan untuk mencegah dan menghentikan Moskow.
Komentar dari mantan PM Ukraina muncul di tengah meningkatnya permusuhan antara kedua negara Eropa Timur. Pada hari Rabu lalu, diplomat Rusia dan perwakilan dari NATO bertemu di Brussels untuk membahas masalah keamanan di benua Eropa, di mana Kiev adalah salah satu titik fokus utama.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menjelaskan bahwa NATO tidak siap untuk berkompromi pada apa yang dianggapnya sebagai nilai-nilai intinya untuk memenuhi tuntutan Rusia.
Bulan lalu, Moskow meminta jaminan tertulis bahwa Ukraina tidak akan diterima sebagai anggota blok militer pimpinan AS tersebut. "Hanya Ukraina dan 30 sekutu yang dapat memutuskan kapan Ukraina menjadi anggota...Rusia tidak memiliki hak veto," kata Stoltenberg.
Politisi Ukraina tersebut juga mengecam fakta bahwa Barat memegang jaminan keamanan dengan Rusia sebagai "omong kosong", dan sebaliknya menyerukan perlunya menjatuhkan sanksi keras pada Rusia dan pemimpinnya.
Yatsenyuk juga bersikeras bahwa Kiev harus menerima senjata pertahanan mematikan untuk mencegah dan menghentikan Moskow.
Komentar dari mantan PM Ukraina muncul di tengah meningkatnya permusuhan antara kedua negara Eropa Timur. Pada hari Rabu lalu, diplomat Rusia dan perwakilan dari NATO bertemu di Brussels untuk membahas masalah keamanan di benua Eropa, di mana Kiev adalah salah satu titik fokus utama.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menjelaskan bahwa NATO tidak siap untuk berkompromi pada apa yang dianggapnya sebagai nilai-nilai intinya untuk memenuhi tuntutan Rusia.
Bulan lalu, Moskow meminta jaminan tertulis bahwa Ukraina tidak akan diterima sebagai anggota blok militer pimpinan AS tersebut. "Hanya Ukraina dan 30 sekutu yang dapat memutuskan kapan Ukraina menjadi anggota...Rusia tidak memiliki hak veto," kata Stoltenberg.
Lihat Juga :