Cegah Invasi China dari Laut, AL Taiwan Kerahkan Kapal Penebar Ranjau

Sabtu, 15 Januari 2022 - 21:07 WIB
loading...
A A A
Pabrikan Taiwan Lungteh Shipbuilding mengatakan, setiap lapisan ranjau memiliki panjang 41m dan lebar 8,8m, dan memiliki draft 1,607m dengan perpindahan muatan penuh 315 ton. Kapal penebar ranjau masing-masing dipersenjatai dengan meriam T-75 20mm di haluan, dan senapan mesin T-74 7.62mm, serta tiga jalur peletakan ranjau di setiap sisi.

Baca: Pascakecelakaan Jet Tempur, Taiwan Tangguhkan Misi Pelatihan F-16

Kapal-kapal tersebut juga dilengkapi dengan sistem peletakan ranjau otomatis yang dikembangkan oleh Institut Sains dan Teknologi Chungshan. Kapal-kapal, yang dapat membawa berbagai jenis ranjau, dikirim sebelum akhir tahun lalu, tetapi hanya dua yang dioperasikan kemarin.

“Angkatan Laut sebelumnya menempatkan ranjau di laut menggunakan kapal pendarat, tetapi itu tidak efisien dan juga berpotensi berbahaya di perairan berombak,” kata Ing-wen.

“Lapisan ranjau yang dibangun oleh Lungteh dan dilengkapi dengan sistem institut akan memungkinkan angkatan laut untuk meletakkan ranjau secara lebih efisien dan akurat,” lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Latihan Tempur, China...
Latihan Tempur, China Kerahkan 2 Kapal Induk di Laut China Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved