AS Ingin Hajar Putin dengan Sanksi, Ini Reaksi Rusia
Kamis, 13 Januari 2022 - 19:57 WIB
loading...
A
A
A
Kremlin telah membantah semua tuduhan bahwa mereka mencari konflik, menyatakan bahwa mereka memiliki hak untuk memindahkan tentaranya sendiri ke mana pun yang diinginkan di dalam wilayahnya sendiri.
Rancangan undang-undang para senator AS tersebut juga mencakup USD500 juta bantuan keamanan untuk Kiev, dan sanksi terhadap Perdana Menteri Mikhail Mishustin dan anggota pemerintah Rusia lainnya.
“Putin tidak perlu meruntuhkan seluruh ekonominya juga tidak perlu mengorbankan nyawa rakyatnya sendiri dalam upaya sia-sia untuk menulis ulang peta Eropa,” kata Senator Demokrat Robert Menendez pada hari Rabu.
Dia menyatakan langkah para senator AS akan mengirim pesan ke Kremlin bahwa perang akan menjadi salah langkah.
Penyusunan langkah-langkah sanksi Washington itu datang pada minggu yang sama di mana para diplomat Rusia bertemu dengan rekan-rekan Amerika mereka di Jenewa untuk berunding soal proposal untuk jaminan keamanan di Eropa yang diajukan Moskow tahun lalu.
Proposal itu antara lain berisi tuntutan terhadap NATO untuk berhenti melakukan ekspansi militer di Eropa timur, pembatasan penempatan rudal, dan penghentian penempatan pasukan NATO di wilayah bekas negara Pakta Warsawa.
Rancangan undang-undang para senator AS tersebut juga mencakup USD500 juta bantuan keamanan untuk Kiev, dan sanksi terhadap Perdana Menteri Mikhail Mishustin dan anggota pemerintah Rusia lainnya.
“Putin tidak perlu meruntuhkan seluruh ekonominya juga tidak perlu mengorbankan nyawa rakyatnya sendiri dalam upaya sia-sia untuk menulis ulang peta Eropa,” kata Senator Demokrat Robert Menendez pada hari Rabu.
Dia menyatakan langkah para senator AS akan mengirim pesan ke Kremlin bahwa perang akan menjadi salah langkah.
Penyusunan langkah-langkah sanksi Washington itu datang pada minggu yang sama di mana para diplomat Rusia bertemu dengan rekan-rekan Amerika mereka di Jenewa untuk berunding soal proposal untuk jaminan keamanan di Eropa yang diajukan Moskow tahun lalu.
Proposal itu antara lain berisi tuntutan terhadap NATO untuk berhenti melakukan ekspansi militer di Eropa timur, pembatasan penempatan rudal, dan penghentian penempatan pasukan NATO di wilayah bekas negara Pakta Warsawa.
(min)
Lihat Juga :