Susah Rekrut Tentara, Pemerintah AS Beri Bonus Pendaftaran Rp715 Juta
Kamis, 13 Januari 2022 - 12:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: AS Sanksi Perusahaan Rusia Terkait Program Rudal Korea Utara
“Kami masih menjalani implikasi tahun 2020 dan permulaan Covid, ketika sistem sekolah pada dasarnya ditutup. Kami kehilangan kelas penuh pria dan wanita muda yang tidak pernah kami hubungi secara tatap muka,” ungkap dia.
Vereen tidak merinci pekerjaan di mana rekrutan terampil bisa mendapatkan bonus maksimum. Posisi di ceruk seperti pasukan khusus dan pertahanan rudal seringkali mendapat bonus besar, menurut laporan AP.
Meski demikian, slot target untuk pembayaran tertinggi dapat berubah dari bulan ke bulan karena kebutuhan perekrutan tentara berfluktuasi.
“Kita berada di pasar yang kompetitif. Bagaimana kita memberi insentif sangat penting, dan itu benar-benar sesuatu yang kami tahu penting untuk mencoba membuat seseorang datang dan bergabung dengan militer,” ujar dia.
“Kami ingin mempromosikan nilai melayani negara Anda terlebih dahulu, tetapi kami juga tahu bahwa generasi ini dan saya kira sifat manusia, Anda tahu, ini semua tentang kompensasi juga,” papar dia.
Bonus perekrutan tentara berjumlah lebih dari USD233 juta pada tahun fiskal yang berakhir pada 30 September, turun dari rekor total lebih dari USD485 juta pada 2018, ketika cabang militer AS terbesar gagal memenuhi tujuan perekrutannya.
“Kami masih menjalani implikasi tahun 2020 dan permulaan Covid, ketika sistem sekolah pada dasarnya ditutup. Kami kehilangan kelas penuh pria dan wanita muda yang tidak pernah kami hubungi secara tatap muka,” ungkap dia.
Vereen tidak merinci pekerjaan di mana rekrutan terampil bisa mendapatkan bonus maksimum. Posisi di ceruk seperti pasukan khusus dan pertahanan rudal seringkali mendapat bonus besar, menurut laporan AP.
Meski demikian, slot target untuk pembayaran tertinggi dapat berubah dari bulan ke bulan karena kebutuhan perekrutan tentara berfluktuasi.
“Kita berada di pasar yang kompetitif. Bagaimana kita memberi insentif sangat penting, dan itu benar-benar sesuatu yang kami tahu penting untuk mencoba membuat seseorang datang dan bergabung dengan militer,” ujar dia.
“Kami ingin mempromosikan nilai melayani negara Anda terlebih dahulu, tetapi kami juga tahu bahwa generasi ini dan saya kira sifat manusia, Anda tahu, ini semua tentang kompensasi juga,” papar dia.
Bonus perekrutan tentara berjumlah lebih dari USD233 juta pada tahun fiskal yang berakhir pada 30 September, turun dari rekor total lebih dari USD485 juta pada 2018, ketika cabang militer AS terbesar gagal memenuhi tujuan perekrutannya.
Lihat Juga :