AS Tolak Mentah-mentah Permintaan Rusia Setop Ekspansi NATO
Rabu, 12 Januari 2022 - 02:04 WIB
loading...
A
A
A
“Kami tidak akan, misalnya, mengizinkan siapa pun untuk membanting kebijakan ‘Pintu Terbuka’ NATO yang tertutup, yang selalu menjadi pusat aliansi NATO,” imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (12/1/2022).
Dia juga mencatat bahwa Washington tidak mau membuat keputusan tentang Ukraina tanpa masukan dari Kiev.
Baca juga: Media Polandia Tuding Kapal Selam Rusia Berusaha Curi Sonar Fregat Inggris
“Negosiasi tentang topik kompleks seperti kontrol senjata tidak dapat diselesaikan dalam hitungan hari, atau bahkan minggu. Kita harus memberikan diplomasi waktu dan ruang yang dibutuhkan untuk membuat kemajuan pada isu-isu kompleks seperti itu,” pungkasnya.
Pertemuan NATO-Rusia direncanakan pada hari Rabu, di mana para diplomat akan membahas serangkaian proposal keamanan lainnya, yang diajukan oleh Moskow pada bulan Desember lalu. Proposal yang dikirim ke blok beranggotan 30 negara pada bulan lalu berfokus terutama pada pergerakan personel dan material militer, termasuk janji bahwa tidak ada penandatangan yang akan menempatkan pasukan mereka di negara-negara Eropa yang bukan anggota NATO pada tahun 1997.
Dia juga mencatat bahwa Washington tidak mau membuat keputusan tentang Ukraina tanpa masukan dari Kiev.
Baca juga: Media Polandia Tuding Kapal Selam Rusia Berusaha Curi Sonar Fregat Inggris
“Negosiasi tentang topik kompleks seperti kontrol senjata tidak dapat diselesaikan dalam hitungan hari, atau bahkan minggu. Kita harus memberikan diplomasi waktu dan ruang yang dibutuhkan untuk membuat kemajuan pada isu-isu kompleks seperti itu,” pungkasnya.
Pertemuan NATO-Rusia direncanakan pada hari Rabu, di mana para diplomat akan membahas serangkaian proposal keamanan lainnya, yang diajukan oleh Moskow pada bulan Desember lalu. Proposal yang dikirim ke blok beranggotan 30 negara pada bulan lalu berfokus terutama pada pergerakan personel dan material militer, termasuk janji bahwa tidak ada penandatangan yang akan menempatkan pasukan mereka di negara-negara Eropa yang bukan anggota NATO pada tahun 1997.
Lihat Juga :