Laksamana Iran: Bila Waktunya Tiba, Kami Serang AS dengan Kekuatan Besar
Selasa, 11 Januari 2022 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
"Jika Zionis melakukan sesuatu yang bodoh dan mengambil langkah melawan kami...kami akan melihat ini sebagai tanda bahwa Allah memutuskan kami harus diserang sehingga kami bisa membalas. Ini berarti pemusnahan Zionis,” imbuh dia.
“Ini adalah fakta bahwa Zionis akan pergi jauh lebih cepat daripada kerangka waktu yang ditentukan oleh Pemimpin [Khamenei]. Segera kita akan menyaksikan pemusnahan Amerika dan dominasi mereka atas dunia, dan khususnya atas wilayah ini. Segera kita akan melihat mereka meninggalkan wilayah ini. Ini pasti akan terjadi,” kata Fadavi.
Iran dan negara-negara kekuatan dunia, termasuk AS, sedang melakukan perundingan di Wina untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Iran menuntut pencabutan sanksi sebagai syarat terikat kembali ke JCPOA. Sedangkan AS telah mengancam akan mengambil opsi "Rencana B" jika perundingan nuklir tersebut gagal.
Israel juga telah berulang kali mengancam akan melakukan serangan terhadap Republik Islam Iran dengan menargetkan program nuklirnya, baik secara sepihak atau berkoordinasi dengan AS. Negara Yahudi itu menolak ambil bagian dalam JCPOA.
“Ini adalah fakta bahwa Zionis akan pergi jauh lebih cepat daripada kerangka waktu yang ditentukan oleh Pemimpin [Khamenei]. Segera kita akan menyaksikan pemusnahan Amerika dan dominasi mereka atas dunia, dan khususnya atas wilayah ini. Segera kita akan melihat mereka meninggalkan wilayah ini. Ini pasti akan terjadi,” kata Fadavi.
Iran dan negara-negara kekuatan dunia, termasuk AS, sedang melakukan perundingan di Wina untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Iran menuntut pencabutan sanksi sebagai syarat terikat kembali ke JCPOA. Sedangkan AS telah mengancam akan mengambil opsi "Rencana B" jika perundingan nuklir tersebut gagal.
Israel juga telah berulang kali mengancam akan melakukan serangan terhadap Republik Islam Iran dengan menargetkan program nuklirnya, baik secara sepihak atau berkoordinasi dengan AS. Negara Yahudi itu menolak ambil bagian dalam JCPOA.
Lihat Juga :