WHO: Gelombang Kedua Virus Corona Ancaman Nyata
Rabu, 10 Juni 2020 - 15:24 WIB
loading...
A
A
A
"Apa yang telah kami katakan berulang kali adalah bahwa kami tidak bisa berpuas diri, virus ini adalah virus yang tidak menyenangkan dan yang dibutuhkan adalah orang-orang harus berhubungan dekat," kata Swaminathan.
"Jadi terutama di banyak negara di dunia, di mana tidak mungkin memiliki jarak fisik (physical distancing), sangat penting bahwa orang tetap waspada," ia mewanti-wanti.
Selain itu, kata Swaminathan, mereka yang lebih rentan - seperti orang tua, orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan mereka yang memiliki penyakit bawaan, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi - cenderung menjadi lebih sakit jika mereka terinfeksi virus.
"Orang-orang yang lebih rentan perlu melakukan perawatan ekstra ketika mengambil tindakan pencegahan, termasuk tidak pergi ke daerah ramai, mengenakan masker medis setiap kali mereka pergi ke luar dan memastikan penyakit bawaannya 'terkendali'," tukasnya.
Lebih dari 7 juta orang secara global telah dilaporkan terinfeksi Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 400.000 orang di seluruh dunia, menurut data yang dihitung oleh Universitas Johns Hopkins.
"Jadi terutama di banyak negara di dunia, di mana tidak mungkin memiliki jarak fisik (physical distancing), sangat penting bahwa orang tetap waspada," ia mewanti-wanti.
Selain itu, kata Swaminathan, mereka yang lebih rentan - seperti orang tua, orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan mereka yang memiliki penyakit bawaan, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi - cenderung menjadi lebih sakit jika mereka terinfeksi virus.
"Orang-orang yang lebih rentan perlu melakukan perawatan ekstra ketika mengambil tindakan pencegahan, termasuk tidak pergi ke daerah ramai, mengenakan masker medis setiap kali mereka pergi ke luar dan memastikan penyakit bawaannya 'terkendali'," tukasnya.
Lebih dari 7 juta orang secara global telah dilaporkan terinfeksi Covid-19, yang telah menewaskan lebih dari 400.000 orang di seluruh dunia, menurut data yang dihitung oleh Universitas Johns Hopkins.
(ian)
Lihat Juga :