Pemimpin Arab Saudi sebelum Dinasti Saud 1932, Penuh Perang dan Intrik Politik
Sabtu, 08 Januari 2022 - 06:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Israel Berunding untuk Jalin Hubungan dengan Maladewa dan Komoro
Abdul Aziz, anak Muhammad bin Saud, sebagian besar bertanggung jawab atas perluasan wilayah kekuasaan ayahnya.
Sementara Muhammad bin Abdul Wahab berperan sebagai pengendali administrasi sipil negara tersebut.
Pada 1788, negara Saudi ini menguasai wilayah dataran tinggi Najd. Empat tahun kemudian, Muhammad bin Abdul Wahab meninggal dunia.
Namun kekuasaan meluas hingga ke sebagian besar Semenanjung Arab, termasuk Mekkah dan Madinah.
Keberhasilan aliansi ini mengusik Kekaisaran Ottoman (Ustmaniah Turki), kekuatan dominan di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Pada saat itu, Kekaisaran Ottoman berpusat di Konstantinopel (Istanbul), Turki. Pada 1818, Ottoman mengirim pasukan yang dipersenjatai artileri modern ke wilayah barat Arab.
Abdul Aziz, anak Muhammad bin Saud, sebagian besar bertanggung jawab atas perluasan wilayah kekuasaan ayahnya.
Sementara Muhammad bin Abdul Wahab berperan sebagai pengendali administrasi sipil negara tersebut.
Pada 1788, negara Saudi ini menguasai wilayah dataran tinggi Najd. Empat tahun kemudian, Muhammad bin Abdul Wahab meninggal dunia.
Namun kekuasaan meluas hingga ke sebagian besar Semenanjung Arab, termasuk Mekkah dan Madinah.
Keberhasilan aliansi ini mengusik Kekaisaran Ottoman (Ustmaniah Turki), kekuatan dominan di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Pada saat itu, Kekaisaran Ottoman berpusat di Konstantinopel (Istanbul), Turki. Pada 1818, Ottoman mengirim pasukan yang dipersenjatai artileri modern ke wilayah barat Arab.
Lihat Juga :