Kebakaran Apartemen, 13 Orang Tewas Termasuk 7 Anak

Kamis, 06 Januari 2022 - 04:57 WIB
loading...
Kebakaran Apartemen,...
Diduga ada 26 orang saat terjadi kebakaran di apartemen di kota Philadelphia, Amerika Serikat (AS). Foto/REUTERS
A A A
PHILADELPHIA - Sebanyak 13 orang tewas dan beberapa orang lainnya terluka akibat kebakaran di satu gedung apartemen di kota Philadelphia, Amerika Serikat (AS).

“Ada tujuh anak termasuk di antara yang tewas,” ungkap seorang pejabat dari Departemen Pemadam Kebakaran Philadelphia kepada media.

Kebakaran dimulai sekitar pukul 06:00 waktu setempat di blok perumahan umum di utara kota.

Baca juga: Laris Manis, Korut Sebut Ayah Kim Jong-un Pencipta Makanan Burrito

Wakil Komisaris Kebakaran Craig Murphy mengatakan kepada wartawan bahwa itu adalah salah satu kebakaran terburuk yang pernah dia lihat.

Baca juga: Mantan PM Lebanon Hariri Marahi Hizbullah yang Hina Arab Saudi

“Kami berencana memastikan bahwa hilangnya nyawa yang luar biasa ini tidak terjadi dengan sia-sia,” ujar dia pada Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Memanas, Ledakan Granat Kejut dan Tembakan Terdengar di Almaty Kazakhstan

Dia menambahkan, delapan warga lainnya berhasil melarikan diri dari gedung tersebut.

Diyakini ada 26 orang di blok tiga lantai pada saat kebakaran.

Bangunan ini dimiliki Otoritas Perumahan Philadelphia yang didanai pemerintah, dan secara hukum telah dibagi menjadi dua apartemen sejak tahun 1950-an.

Para pejabat mengatakan pada inspeksi terakhir gedung pada tahun 2020 ada empat detektor asap yang berfungsi, tetapi tidak ada yang meledak saat kebakaran.

Murphy mengatakan sementara pihak berwenang saat ini tidak menganggap penyebab kebakaran itu mencurigakan, masih akan ada penyelidikan menyeluruh karena hilangnya banyak nyawa.

Berbicara selama konferensi pers, Walikota Jim Kenney mengatakan, "Ini tanpa diragukan lagi adalah salah satu hari paling tragis dalam sejarah kota kami, kehilangan begitu banyak orang dengan cara yang tragis."

"Kehilangan begitu banyak anak sangat menghancurkan," ujar dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved