Pintu Kandang Rusak, Harimau Bengal Serang 3 Penjaga Kebun Binatang

Rabu, 05 Januari 2022 - 19:24 WIB
loading...
Pintu Kandang Rusak, Harimau Bengal Serang 3 Penjaga Kebun Binatang
Pintu kandang rusak, seekor harimau Bengal menyerang 3 penjaga kebun binatang. Foto/Ilustrasi
A A A
TOKYO - Seekor harimau Bengal menyerang tiga penjaga kebun binatang di sebuah taman safari Jepang . Insiden itu terjadi setelah pintu kandang binatang buas itu rusak membuat para penjaga tinggal bersama harimau jantan berusia 10 tahun itu.

Menurut kantor berita Jepang, NHK, harimau yang diberi nama Volta itu memiliki panjang hampir 3 meter dan berat lebih dari 181 kg. Polisi saat ini sedang menyelidiki insiden di Taman Safari Nasu di prefektur Tochigi. Diperkirakan penjaga kebun binatang sedang bersiap-siap untuk memindahkan dua harimau dari kandang hewan ke kandang luar sebelum taman dibuka.

Menurut laporan berita lokal, penjaga kebun binatang biasanya dipisahkan dari harimau melalui pintu. Namun, pada hari penyerangan terjadi, ada masalah dengan pintu tersebut dan penjaga akhirnya berada di ruang yang sama dengan Volta, yang kemudian menyerang mereka. Laporan lokal mengatakan penjaga kebun binatang dirawat di rumah sakit seperti dilansir dari Newsweek, Rabu (5/1/2022).



Newsweek telah menghubungi pihak Taman Safari Nasu untuk memberikan komentar.

Sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs web taman safari itu mengatakan bahwa kecelakaan terjadi di kandang hewan harimau di mana karyawan terluka.

Dikatakan sedang menunggu berita tentang kondisi para penjaga kebun binatang dan sedang menyelidiki penyebab kecelakaan itu. Dikatakan taman akan tetap ditutup pada 5 Januari.

Baca juga: Bantai 250 Anjing sebagai Balas Dendam, 2 Monyet Ditangkap Aparat India

Menurut NHK, taman safari itu memiliki lebih dari 700 hewan, termasuk sekitar 70 kucing besar. Ini termasuk singa putih dan harimau, yang berkeliaran bebas dan pengunjung dapat melihat dari mobil mereka di taman.

Dikatakan ada dua insiden sebelumnya di mana penjaga kebun binatang digigit singa. Ini terjadi pada tahun 1997 dan 2000.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2782 seconds (10.177#12.26)