Kesalahan Bos Intel AS Bantu Nazi Sebarkan Hoaks
Selasa, 04 Januari 2022 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Jerman diperkirakan dapat mencegat kabel diplomatik yang dikirim oleh Dulles dari Kedutaan Besar AS di Berne setelah dia terus mengabaikan peringatan dari Inggris bahwa kode yang dia gunakan telah dipecahkan oleh Nazi. Kabel diplomatik itu memungkinkan Jerman untuk mengeksploitasi ketakutan pasukan sekutu dari penumpukan pasukan di Alpine.
“(Bisakah) Anda melaporkan kepada orang bodoh (Dulles) yang tahu kodenya telah disusupi jika dia menggunakan kode itu untuk melaporkan pertemuan dengan siapa pun, orang Jerman mungkin mengidentifikasi orang yang bersangkutan dan menggunakannya untuk memasukkan [disinformasi],” dokumen yang dilaporkan menunjukkan satu kata agen Inggris seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Dibunuh di Kamp Konsentrasi Nazi, Pastor Belanda Akan Dinyatakan Sebagai Santo
Setelah kabel itu diuraikan oleh Jerman, Joseph Goebbels, kepala kementerian propaganda Hitler, menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mendorong disinformasi dengan harapan mengalihkan perhatian pejabat militer sekutu dan menipu mereka ke dalam pembicaraan damai.
"Dulles adalah petugas kasus yang sangat cakap yang unggul dalam bekerja dengan sumber daya manusia, tetapi ketika datang ke sinyal intelijen dia memang sangat lalai," kata Boghardt, berbicara kepada surat kabar Inggris itu.
“(Bisakah) Anda melaporkan kepada orang bodoh (Dulles) yang tahu kodenya telah disusupi jika dia menggunakan kode itu untuk melaporkan pertemuan dengan siapa pun, orang Jerman mungkin mengidentifikasi orang yang bersangkutan dan menggunakannya untuk memasukkan [disinformasi],” dokumen yang dilaporkan menunjukkan satu kata agen Inggris seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Dibunuh di Kamp Konsentrasi Nazi, Pastor Belanda Akan Dinyatakan Sebagai Santo
Setelah kabel itu diuraikan oleh Jerman, Joseph Goebbels, kepala kementerian propaganda Hitler, menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mendorong disinformasi dengan harapan mengalihkan perhatian pejabat militer sekutu dan menipu mereka ke dalam pembicaraan damai.
"Dulles adalah petugas kasus yang sangat cakap yang unggul dalam bekerja dengan sumber daya manusia, tetapi ketika datang ke sinyal intelijen dia memang sangat lalai," kata Boghardt, berbicara kepada surat kabar Inggris itu.
Lihat Juga :