Bantu Program Nuklir Pakistan, Mossad Bom Perusahaan Jerman dan Swiss

Selasa, 04 Januari 2022 - 10:43 WIB
loading...
A A A
Yang ketiga, melawan Heinz Mebus, insinyur Jerman Barat yang telah membantu Pakistan membangun pabrik konversi fluorida dan uranium pertamanya pada 1979.

Satu bom surat meledak di rumahnya pada 18 November 1981, hingga menewaskan anjing kesayangannya.

Menurut NZZ, Mebus juga bergabung dengan ilmuwan nuklir terkemuka Pakistan, Abdul Qadeer Khan, pada pertemuan di Zurich dan Dubai dengan Masud Naraghi, yang saat itu menjadi kepala Organisasi Energi Atom Iran.

Polisi Swiss dan Jerman Barat tidak pernah dapat melacak pelakunya, dengan serangan yang diklaim oleh kelompok tidak dikenal yang disebut “Grup untuk Non-Proliferasi di Asia Selatan”, “Komite untuk Menjaga Revolusi Islam”, dan “Liga untuk Melindungi Sub-Benua” yang belum pernah ada catatannya sebelum atau sesudahnya.

Banyak dari korban juga menerima panggilan telepon yang mengintimidasi setelah pengeboman tersebut.

Perusahaan lain juga mendapat panggilan telepon, termasuk Siegfried Schertler, pendiri produsen katup vakum Vakuum-Apparate-Technik (PPN).

Menurut file Kepolisian Federal Swiss yang dilihat NZZ, Schertler mengatakan seorang tokoh bernama David dari kedutaan Israel di Bonn telah meneleponnya dan mendesaknya menghentikan "bisnis" dengan senjata nuklir dan beralih ke bisnis tekstil sebagai gantinya.

Meskipun demikian, NZZ berhati-hati untuk mencatat, mengikuti sejarawan sebelumnya, bahwa tidak ada "asap senjata api" yang pernah secara langsung menghubungkan Mossad dengan pemboman 1981.

“Kampanye terorisme akhirnya gagal, karena banyak perusahaan segera menerima kesepakatan baru yang menguntungkan dari pemerintahan Presiden Pakistan Muhammad Zia-ul-Haq,” ungkap laporan NZZ.

Pakistan akhirnya meledakkan lima senjata nuklir di bawah tanah pada 28 Mei 1998, menjadi kekuatan nuklir kedelapan di dunia dan ketiga di luar Dewan Keamanan PBB.

Pakistan bergabung dengan saingan regional Israel dan Pakistan, India, yang meledakkan bom nuklir pada tahun 1976.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Serang Israel Lagi,...
Iran Serang Israel Lagi, Ledakan Guncang Yerusalem
Rekomendasi
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved