China Bangun Jembatan di Danau Pangong, Percepat Pergerakan Dekati Pos Militer India

Selasa, 04 Januari 2022 - 08:29 WIB
loading...
A A A
"Orang-orang Cina terkejut dengan gerakan cepat dan penumpukan (di tepi selatan Pangong) ... Mereka mungkin telah mengambil pelajaran, dan karena mereka cepat dalam mengambil tindakan perbaikan, beberapa langkah telah dimulai untuk memastikan bahwa gerakan mereka melalui area itu lebih cepat dan mereka memiliki kemampuan meningkatkan kehadiran secara besar-besaran," ungkap seorang sumber kepada outlet berita The Print, menjelaskan alasan pembangunan jembatan itu.

Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan bahwa setelah jembatan selesai, jarak antara Khurnak (Tepi Utara) dan Rudok (Tepi Selatan) akan dikurangi menjadi antara 40 km dan 50 km daripada 200 km seperti sekarang.

Dengan tidak adanya jembatan di seberang danau, pasukan China harus menempuh rute yang lebih panjang untuk mencapai tepi selatan Pangong Tso.

Citra satelit menunjukkan jembatan hampir selesai melintasi bagian danau yang sempit.

China memiliki beberapa pos militer di dekat Khurnak, termasuk Nyagzu dan Dambuguru, yang dibangun PLA pada 1961.

China telah menarik lebih dari 10.000 tentara dan lebih dari 300 tank dari daerah Danau Pangong setelah perjanjian pelepasan 10 Februari 2021.

Pangong Tso terletak di Ladakh Timur, ditandai dengan pos pemeriksaan 1 sampai 8, yang dikenal sebagai "Jari" sebagai taji pegunungan di tepi utara Pangong Tso yang menjorok ke arah danau seperti telapak tangan, dengan tonjolan tampak seperti jari.

India menguasai bagian barat danau sepanjang 45 km itu, dan sisanya dikuasai Cina. Kedua negara telah menghentikan patroli antara Jari 4 dan Jari 8 Pangong Tso berdasarkan perjanjian pelepasan 10 Februari 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved