Jika Trump Tak Diadili, Iran Akan Balas Dendam Atas Tewasnya Soleimani

Selasa, 04 Januari 2022 - 04:30 WIB
loading...
Jika Trump Tak Diadili,...
Peringatan tahun kedua pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani oleh Amerika Serikat. FOTO/Reuters
A A A
DUBAI - Presiden Iran Ebrahim Raisi, berbicara pada peringatan tahun kedua pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani oleh Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan, mantan Presiden AS Donald Trump harus diadili atas pembunuhan itu atau Teheran akan membalas dendam.

Iran dan kelompok-kelompok yang bersekutu dengannya di Irak telah mengadakan acara untuk menghormati Soleimani, komandan Pasukan Quds, pasukan elit Garda Revolusi di luar negeri. Dia terbunuh di Irak dalam serangan pesawat tak berawak pada 3 Januari 2020, yang diperintahkan oleh Presiden Trump saat itu.

Baca: Haul ke-2 Jenderal Soleimani, Ini 4 Langkah Hukum Iran terhadap AS

"Jika Trump dan (mantan menteri luar negeri Mike) Pompeo tidak diadili di pengadilan yang adil atas tindak pidana pembunuhan Jenderal Soleimani, umat Islam akan membalas dendam sebagai martir kami," kata Raisi dalam pidatonya, Senin (3/1/2022), seperti dikutip dari Reuters.

"Agresor, pembunuh dan pelaku utama - presiden Amerika Serikat saat itu - harus diadili dan diadili di bawah hukum pembalasan (Islam), dan keputusan Tuhan harus dilakukan terhadapnya," tambah Raisi.

Di bawah hukum Islam Iran, seorang pembunuh yang dihukum dapat dieksekusi, kecuali keluarga korban setuju untuk mengambil "uang darah" melalui rekonsiliasi.

Baca: Peringati Pembunuhan Jenderal Iran, Demonstran Irak Bakar Replika Kedubes AS

“Pejabat kehakiman Iran telah berkomunikasi dengan pihak berwenang di sembilan negara setelah mengidentifikasi 127 tersangka dalam kasus tersebut, termasuk 74 warga negara AS. Mantan presiden kriminal (Trump) ada di daftar teratas,” jelas Jaksa Agung Mohammad Jafar Montazeri kepada televisi pemerintah.

Pada hari Minggu, Iran mendesak Dewan Keamanan PBB dalam sebuah surat untuk meminta pertanggungjawaban AS dan Israel, yang menurut Teheran juga terlibat dalam pembunuhan itu, menurut media Iran.



Beberapa hari setelah pembunuhan itu, AS mengatakan kepada PBB bahwa pembunuhan itu adalah pembelaan diri dan bersumpah untuk mengambil tindakan tambahan yang diperlukan di Timur Tengah untuk melindungi personel dan kepentingan AS.

Jaksa Agung AS saat itu William Barr mengatakan, bahwa Trump jelas memiliki wewenang untuk membunuh Soleimani dan jenderal itu adalah "target militer yang sah."
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Inggris Ganti Perdana...
Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?
Rekomendasi
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Tantri Kotak Diduga...
Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved