Didukung Pejabat Tinggi AS, Trump Tolak Pangkas Anggaran Kepolisian

Rabu, 10 Juni 2020 - 11:05 WIB
loading...
A A A
"Biden tidak meyakini langkah tersebut sebagai upaya yang baik dalam menyelesaikan masalah. Meski begitu, Biden tetap mendukung adanya reformasi dan perlunya meningkatkan pendanaan bagi sekolah, program musim panas dan perawatan kesehatan mental," kata Andrew Bates, Juru Bicara (Jubir) Biden.

Biden sebelumnya justru mendesak ditambahnya investasi di Departemen Kepolisian sebesar USD300 juta untuk mendiversifikasi petugas tanpa melihat ras. Dana itu juga dapat digunakan untuk program pelatihan, perlengkapan, dan peningkatan hubungan sosial dengan warga. (Baca juga: Viral, Anak Muda Diuga WNI Pukul Roboh Pria Rasis di AS)

Di Gedung Putih, Jubir Kepresidenan AS Kayleigh McEnar mengatakan Trump telah mengamati tuntutan masyarakat dengan sangat teliti. Trump bahkan membaca seluruh proposal yang masuk yang dipicu kematian Geroge Floyd pada akhir Mei lalu. Namun, dia tidak membeberkannya lebih detail.

Awal pekan ini, anggota Demokrat di meja kongres mengajukan legislasi baru yang membuka akses hukum bagi keluarga korban yang anggota keluarganya tewas di tangan polisi. Mereka dapat mengajukan dakwaan di pengadilan sipil untuk mengakhiri doktrin kekebalan hukum terhadap polisi.

Proposal itu juga melarang pencekikan, wajib memasang kamera badan, dan mendaftarkan polisi dalam papan review masyarakat. "Kini saatnya bagi polisi untuk berubah," ucap Karen Bass, Kepala Black Caucus di kongres, dikutip CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved