Biden Ancam Putin: Melangkah Masuk Ukraina Akan Bayar Mahal!

Sabtu, 01 Januari 2022 - 07:18 WIB
loading...
Biden Ancam Putin: Melangkah...
Presiden Amerika Serikat Joe Biden Joe Biden melontarkan ancaman kepada Presiden Rusia Vladimir Putin terkait krisis Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
WILMINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengeklaim telah menyampaikan ancaman tegas kepada Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon. Pemimpin Amerika itu mengatakan Rusia akan membayar harga yang mahal jika melangkah masuk ke Ukraina lagi.

Kedua pemimpin itu melakukan kontak telepon selama 50 menit pada hari Kamis waktu Washington untuk membahas tindakan militer Rusia.

Baca juga: Biden-Putin Lakukan Pembicaraan saat Ketegangan Krisis Ukraina Meningkat

“Saya menjelaskan kepada Presiden Putin bahwa jika dia membuat langkah lagi, jika dia masuk ke Ukraina, kami akan memiliki sanksi berat," kata Biden kepada wartawan saat meninggalkan restoran Wilmington, Delaware.

"Kami akan meningkatkan kehadiran kami di Eropa, dengan sekutu NATO kami, dan akan ada harga yang harus dibayar untuk itu," katanya lagi, seperti dikutip Reuters, Sabtu (1/1/2022).

Biden mengatakan Putin menyetujui "tiga konferensi besar" bulan depan dengan staf senior untuk membantu menemukan resolusi. Dia berharap ada kemajuan dari negosiasi tersebut.

"[Namun], saya menjelaskan bahwa itu hanya bisa berhasil jika dia mengurangi eskalasi," ujarnya.

Ditanya apakah Moskow menghadapi sanksi jika mempertahankan pasukan di perbatasan Rusia-Ukraina, Biden berkata, "Saya tidak akan bernegosiasi di sini di depan umum, tetapi kami menjelaskan bahwa dia tidak bisa, tidak bisa, bergerak di Ukraina."

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan Biden akan berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada hari Jumat waktu Washington atau Sabtu (1/1/2022) WIB.

Menurut pejabat tersebut, Biden akan menegaskan kembali dukungan untuk Ukraina, membahas penumpukan militer Rusia dan meninjau persiapan upaya diplomatik untuk menenangkan situasi di kawasan tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved