Mengenal Qatar, Negara Kaya di Timur Tengah

Kamis, 30 Desember 2021 - 17:21 WIB
loading...
Mengenal Qatar, Negara...
Deretan gedung terlihat di garis pantai di Doha, Qatar, 5 Juni 2017. Foto/REUTERS
A A A
DOHA - Qatar adalah negara yang berada di semenanjung kecil jazirah Arab. Negara ini berbatasan langsung dengan Arab Saudi di sisi bagian selatan dan bisa langsung ditempuh melalui jalur darat.

Selain itu, Qatar berbatasan dengan Bahrain (melalui laut) di bagian barat lautnya dan di sebelah timur berbatasan dengan Uni Emirat Arab. Sepanjang Teluk Persia yang ada di sebelah utaranya, Qatar bersebelahan dengan Iran.

Negara ini dikenal sangat kaya. Bahkan, terkaya di Timur Tengah. Qatar mengandalkan pasokan minyak sebagai tiang utama perekonomiannya.

Baca juga: Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional

Sekitar 13% minyak dunia dipasok dari Qatar. Pada 2020, jumlah produk domestik bruto (PDB) Qatar mencapai USD146,4 juta dengan total penduduk sebanyak 2,8 juta orang.

Baca juga: Patung Cristiano Ronaldo di Goa Picu Badai Amarah Warganet India

Dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit, namun memiliki pendapatan luar biasa banyak, maka tak heran jika Qatar menjadi salah satu negara kaya dan makmur di dunia.

Minyak bumi mulai ditemukan di Qatar pada tahun 1939. Selang 10 tahun kemudian, negara ini mulai memproduksi minyak dan gas alam.

Karena menjadi komoditas andalan, maka banyak penduduk Qatar yang juga berkecimpung di sektor bisnis minyak.

Padahal, sebelum meletusnya Perang Dunia II, masyarakat Qatar memiliki mata pencaharian beragam, seperti pencari mutiara, nelayan, atau memancing dan berdagang.

Melansir situs Britannica, Qatar harus meminjam dana tak sedikit kepada negara lain demi mengembangkan ladang gas dan minyaknya itu.

Meskipun demikian, Qatar sepertinya tidak menemukan kesulitan berarti. Sebab, harga minyak pada awal-awal abad ke-21 sangat tinggi. Ekonomi Qatar pun semakin kuat.

Pada kuartal kedua 2021, ekonomi Qatar bahkan tumbuh sebesar 4%. Menurut informasi yang ada pada laman berita Reuters, pertumbuhan ini terjadi karena berkembang pesatnya sektor non hidrokarbon.

Biarpun masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun lini perhotelan dan restoran di Qatar bertumbuh 41%.

Kenyataan ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, saat Covid-19 pertama kali merebak.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Iran Siap Selesaikan...
Iran Siap Selesaikan Upaya Menuju Pengakhiran Konflik di Timur Tengah
Trump Paksa 8 Negara...
Trump Paksa 8 Negara Muslim Ini untuk Dukung Perjanjian Abraham
MBS dan Emir Qatar Intervensi...
MBS dan Emir Qatar Intervensi Rencana Trump untuk Menyerang Iran, Apa Pemicunya?
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved