Kepala WHO Khawatir Omicron dan Delta Picu Tsunami COVID-19
Kamis, 30 Desember 2021 - 04:43 WIB
loading...
A
A
A
Kepala kedaruratan WHO, Dr. Michael Ryan, menggarisbawahi catatan kehati-hatian itu. Dia mengatakan akan penting dalam beberapa minggu mendatang untuk menekan transmisi kedua varian seminimal mungkin.
Ryan mengatakan bahwa infeksi Omicron sebagian besar dimulai di kalangan anak muda.
“Tetapi apa yang belum kita lihat adalah gelombang Omicron yang sepenuhnya terbentuk pada populasi yang lebih luas. Dan saya sedikit gugup untuk membuat prediksi positif sampai kita melihat seberapa baik perlindungan vaksin akan bekerja pada populasi yang lebih tua dan lebih rentan,” ujarnya.
Baca juga: Kapal Perang AS Lumpuh akibat Wabah COVID-19
Pejabat WHO tidak memberikan komentar spesifik tentang keputusan AS dan negara lain untuk mengurangi periode isolasi diri. Ryan mengatakan ini adalah seruan penilaian yang dibuat negara dengan mempertimbangkan faktor ilmiah, ekonomi, dan lainnya.
Dia mencatat bahwa masa inkubasi rata-rata hingga saat ini adalah sekitar lima hingga enam hari.
“Kami harus berhati-hati dalam mengubah taktik dan strategi segera berdasarkan apa yang kami lihat tentang omicron," kata Ryan.
Ryan mengatakan bahwa infeksi Omicron sebagian besar dimulai di kalangan anak muda.
“Tetapi apa yang belum kita lihat adalah gelombang Omicron yang sepenuhnya terbentuk pada populasi yang lebih luas. Dan saya sedikit gugup untuk membuat prediksi positif sampai kita melihat seberapa baik perlindungan vaksin akan bekerja pada populasi yang lebih tua dan lebih rentan,” ujarnya.
Baca juga: Kapal Perang AS Lumpuh akibat Wabah COVID-19
Pejabat WHO tidak memberikan komentar spesifik tentang keputusan AS dan negara lain untuk mengurangi periode isolasi diri. Ryan mengatakan ini adalah seruan penilaian yang dibuat negara dengan mempertimbangkan faktor ilmiah, ekonomi, dan lainnya.
Dia mencatat bahwa masa inkubasi rata-rata hingga saat ini adalah sekitar lima hingga enam hari.
“Kami harus berhati-hati dalam mengubah taktik dan strategi segera berdasarkan apa yang kami lihat tentang omicron," kata Ryan.
(ian)
Lihat Juga :