Kepala WHO Khawatir Omicron dan Delta Picu Tsunami COVID-19

Kamis, 30 Desember 2021 - 04:43 WIB
loading...
Kepala WHO Khawatir...
Kepala WHO khawatir varian Omicron dan Delta picu tsunami COVID-19. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JENEWA - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku khawatir varian Omicron dan Delta akan memicu terjadinya tsunami COVID-19 . Meski begitu, ia masih berharap bahwa dunia akan melupakan pandemi terburuk di tahun 2022.

Dua tahun setelah virus Corona baru ini pertama kali muncul, pejabat tinggi badan kesehatan PBB tersebut memperingatkan bahwa masih terlalu dini untuk diyakinkan oleh data awal yang menunjukkan bahwa Omicron, varian terbaru, menyebabkan penyakit yang lebih ringan.

Varian Omicron pertama kali dilaporkan bulan lalu di Afrika selatan, dan kini telah menjadi varian dominan di Amerika Serikat (AS) dan sebagian Eropa.

Dan setelah 92 dari 194 negara anggota WHO melewatkan target untuk memvaksinasi 40% dari populasi mereka pada akhir tahun ini, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak semua orang untuk membuat “resolusi tahun baru” untuk mendukung kampanye vaksinasi 70 % populasi negara pada awal Juli.

Baca juga: Berlakukan Lockdown, China Kesulitan Sediakan Makanan untuk 13 Juta Penduduk Xi'an

Menurut angka WHO, jumlah kasus COVID-19 yang tercatat di seluruh dunia meningkat 11% minggu lalu dibandingkan dengan minggu sebelumnya, dengan hampir 4,99 juta baru dilaporkan dari 20-26 Desember.

Kasus baru di Eropa - yang menyumbang lebih dari setengah dari total kasus - naik 3%, sementara di Amerika naik 39% dan ada peningkatan 7% di Afrika. Keuntungan global mengikuti peningkatan bertahap sejak Oktober.

“Saya sangat prihatin bahwa Omicron, yang lebih menular (dan) beredar pada saat yang sama dengan Delta, menyebabkan tsunami kasus,” kata Tedros pada konferensi pers online seperti dikutip dari AP, Kamis (30/12/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Iran Akan Gelar Acara...
Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Pertengkaran Trump dan...
Pertengkaran Trump dan Zelensky Picu Perpecahan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved