Mantan Duta Besar AS untuk Irak Akui Pengadilan Saddam Hussein Cacat

Kamis, 30 Desember 2021 - 03:02 WIB
loading...
Mantan Duta Besar AS...
Mantan Dubes AS untuk Iran mengakui jika pengadilan terhadap mendiang mantan presiden Irak Saddam Hussein cacat. Foto/NBC News
A A A
WASHINGTON - Pengadilan terhadap mendiang mantan presiden Irak Saddam Hussein dan rekan-rekan terdakwa lainnya memiliki banyak pelanggaran dan tidak sempurna. Hal itu diungkapkan Robert Ford, mantan duta besar Amerika Serikat (AS) untuk Irak, kepada Sputnik jelang peringatan 15 tahun eksekusi Saddam Hussein.

"Persidangan itu sendiri pasti ada masalah, tidak ada pertanyaan. Beberapa pengacara pembela dibunuh, itu mengerikan," ungkap Ford.

"Selama persidangan itu sendiri, kadang-kadang penuntut memperkenalkan bukti tanpa membiarkan pembela melihatnya terlebih dahulu sehingga pembela terkejut dengan bukti yang baru," kenang Ford seperti dilansir dari kantor berita Rusia itu, Kamis (30/12/2021).

Baca juga: Colin Powell Meninggal, antara Penjahat Perang Irak dan Pahlawan AS

Pada saat yang sama, menurut mantan duta besar AS itu, jaksa menemukan banyak dokumen yang ditandatangani oleh Saddam Hussein dan terdakwa lainnya, yang secara langsung melibatkan mereka dalam tuduhan pembantaian dan pembunuhan Dujail.

"Jadi benar-benar tidak ada pertanyaan bahwa Saddam dan rekan terdakwa bersalah atas kejahatan tersebut, tetapi prosesnya sendiri tentu saja tidak sempurna," kata Ford.

Mantan pemimpin Irak Saddam Hussein dieksekusi mati pada 30 Desember 2006, pada malam sebelum dimulainya salah satu hari raya umat Islam yang paling penting, Idul Adha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved