Warga Arab Saudi yang Pernah Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia Versi Forbes
Rabu, 29 Desember 2021 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
Berdasarkan laporan Forbes 2017, Pangeran Sultan memiliki kekayaan sebesar USD3,8 milliar.
Melansir dari Forbes, Al Kabeer dihapus dari daftar miliarder pada Maret 2018 lantaran kurangnya kejelasan tentang aset mana yang masih dimiliki.
4. Sulaiman Abdul Aziz Al Rajhi
Miliarder asal Arab Saudi ini pernah masuk daftar orang terkaya versi Forbes tahun 2015. Kala itu, kekayaannya mencapai USD2,1 miliar.
![Warga Arab Saudi yang Pernah Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia Versi Forbes]()
Namun, tahun 2016 ia terdepak dari daftar orang terkaya versi Forbes.
Melansir Okezone, Sulaiman merupakan pendiri Al Rajhi Bank. Meskipun bukan dari keluarga berkecukupan, Sulaiman bekerja keras untuk mendapatkan ini semua.
Sejak kecil ia telah banting tulang untuk kehidupannya. Mulai bekerja sebagai porter yang membawa barang belanjaan para pengunjung Pasar Al Khadra Riyadh, pengumpul kurma, hingga koki di salah satu hotel di Riyadh.
Sulaiman tercatat pernah bekerja di perusahaan pertukaran mata uang yang dimiliki saudaranya, Saleh Al Rajhi, sebelum bekerja sama mendirikan cabang baru perusahaan tersebut pada 1956.
Tak sampai di situ, ia berhasil membuka 30 cabang perusahaan di seluruh Arab Saudi.
Terbaru, dua hotel Sulaiman di Mekkah diserahkan ke Kementerian Kesehatan Saudi Arabia sebagai upaya penanganan Covid-19.
Melansir dari Forbes, Al Kabeer dihapus dari daftar miliarder pada Maret 2018 lantaran kurangnya kejelasan tentang aset mana yang masih dimiliki.
4. Sulaiman Abdul Aziz Al Rajhi
Miliarder asal Arab Saudi ini pernah masuk daftar orang terkaya versi Forbes tahun 2015. Kala itu, kekayaannya mencapai USD2,1 miliar.

Namun, tahun 2016 ia terdepak dari daftar orang terkaya versi Forbes.
Melansir Okezone, Sulaiman merupakan pendiri Al Rajhi Bank. Meskipun bukan dari keluarga berkecukupan, Sulaiman bekerja keras untuk mendapatkan ini semua.
Sejak kecil ia telah banting tulang untuk kehidupannya. Mulai bekerja sebagai porter yang membawa barang belanjaan para pengunjung Pasar Al Khadra Riyadh, pengumpul kurma, hingga koki di salah satu hotel di Riyadh.
Sulaiman tercatat pernah bekerja di perusahaan pertukaran mata uang yang dimiliki saudaranya, Saleh Al Rajhi, sebelum bekerja sama mendirikan cabang baru perusahaan tersebut pada 1956.
Tak sampai di situ, ia berhasil membuka 30 cabang perusahaan di seluruh Arab Saudi.
Terbaru, dua hotel Sulaiman di Mekkah diserahkan ke Kementerian Kesehatan Saudi Arabia sebagai upaya penanganan Covid-19.
(sya)
Lihat Juga :