AS Tak Terima Hampir 1.000 Jet Tempur China Terabas ADIZ Taiwan

Rabu, 29 Desember 2021 - 02:29 WIB
loading...
AS Tak Terima Hampir...
Hampir 1.000 jet tempur China menerobos ADIZ Taiwan selaman tahun 2021. Foto/Ilustrasi
A A A
TAIPEI - Pejabat senior Amerika Serikat (AS) di Taiwan mengatakan Washington telah mendorong Beijing untuk menghentikan penerbangan militernya yang sering dilakukan di dekat pulau itu.

Direktur Institut Amerika di Taiwan (AIT), yang merupakan kedutaan de facto AS di Taipei, Sandra Oudkirk mengatakan kegiatan itu berisiko salah perhitungan di antara pemerintah di Selat Taiwan, perairan sempit yang memisahkan Taiwan yang demokratis dari Republik Rakyat China (RRC).

Oudkirk, yang merupakan wanita pertama yang memegang peran sebagai Direktur AIT, memulai masa jabatannya selama tiga tahun pada bulan Juli. Pernyataannya muncul selama wawancara kasual yang diterbitkan Senin oleh YouTuber Taiwan Ray Du, yang salurannya menerbitkan materi pendidikan bahasa Inggris.

Pejabat pertahanan Taiwan mengatakan kepada anggota parlemen setempat sebelum Natal jumlah serangan mendadak pesawat tempur China ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan (ADIZ) - wilayah udara internasional sekitar 100 hingga 150 mil barat daya pulau itu - telah mencapai lebih dari 940 sejak Januari. Penerbangan sekarang berjumlah 961 pada Selasa (28/12/2021), dengan tambahan lima pesawat militer China terdeteksi di dalam ADIZ pada hari itu, menurut Kementerian Pertahanan Taiwan.

Baca juga: Tebar Ancaman, China Kirim Hampir 1.000 Jet Tempur ke Taiwan Selama 2021
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Para Pelayat Ayatollah...
Para Pelayat Ayatollah Ali Khamenei: 'Balas Dendam, Balaskan Darah Pemimpin Kita!'
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Demam Piala Dunia, 13...
Demam Piala Dunia, 13 Anjing Pakai Jersey Timnas Argentina Curi Perhatian di Buenos Aires
Rekomendasi
BBM B50 Resmi Diterapkan,...
BBM B50 Resmi Diterapkan, ini Komponen Mobil Diesel yang Wajid Dicek Rutin
Concealer Soulyu Beauty...
Concealer Soulyu Beauty Jadi Favorit Aldi Taher, Solusi Atasi Mata Panda
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Berita Terkini
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
Iran Gelar Salat Jenazah...
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei dan 4 Anggota Keluarganya yang Dibunuh AS-Israel
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved