Kedubes Iran Sebut Berita tentang Kekayaan Pemimpin Tertinggi Iran Tidak Benar
Selasa, 28 Desember 2021 - 16:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: China Marah Stasiun Antariksanya Hampir Tabrak Satelit SpaceX
Kedubes Iran menambahkan, “Bahkan dalam literasi medianya, mereka menggunakan kata ‘rezim’ daripada kata ‘pemerintah/negara’ untuk secara salah menunjukkan bahwa pemerintah dan bangsa Iran merupakan dua identitas yang terpisah. Hal ini terjadi pada saat pemerintah Iran merupakan hasil dari partisipasi aktif masyarakat kami dalam berbagai referendum dan pemilihan umum.”
“Laporan yang diterbitkan oleh Reuters, yang berasal dari tahun-tahun lalu, menunjukkan bahwa kantor berita ini dan media-media penerbitnya tidak mengetahui dengan baik tentang hukum dan kerangka politik di Republik Islam Iran,” tegas Kedubes Iran.
“Dalam rekayasa beritanya, Reuters telah mencoba untuk menyampaikan bahwa aset Republik Islam Iran, masyarakat kami dan berbagai organisasi yang didirikan oleh lmam Khomeini (ra) untuk melayani bangsa dan negara, sebagai aset pribadi Pemimpin Agung Iran,” papar Kedubes Iran.
Menurut Kedubes Iran, laporan terarah Reuters dengan tujuan menyudutkan para pejabat tinggi Iran merupakan konten dengan data yang benar yang telah disalahgunakan dengan penyampaian serangkaian informasi yang salah.
Kedubes Iran menambahkan, “Bahkan dalam literasi medianya, mereka menggunakan kata ‘rezim’ daripada kata ‘pemerintah/negara’ untuk secara salah menunjukkan bahwa pemerintah dan bangsa Iran merupakan dua identitas yang terpisah. Hal ini terjadi pada saat pemerintah Iran merupakan hasil dari partisipasi aktif masyarakat kami dalam berbagai referendum dan pemilihan umum.”
“Laporan yang diterbitkan oleh Reuters, yang berasal dari tahun-tahun lalu, menunjukkan bahwa kantor berita ini dan media-media penerbitnya tidak mengetahui dengan baik tentang hukum dan kerangka politik di Republik Islam Iran,” tegas Kedubes Iran.
“Dalam rekayasa beritanya, Reuters telah mencoba untuk menyampaikan bahwa aset Republik Islam Iran, masyarakat kami dan berbagai organisasi yang didirikan oleh lmam Khomeini (ra) untuk melayani bangsa dan negara, sebagai aset pribadi Pemimpin Agung Iran,” papar Kedubes Iran.
Menurut Kedubes Iran, laporan terarah Reuters dengan tujuan menyudutkan para pejabat tinggi Iran merupakan konten dengan data yang benar yang telah disalahgunakan dengan penyampaian serangkaian informasi yang salah.
Lihat Juga :