Lavrov: Bulan Depan, Rusia Akan Lakukan Pembicaraan Keamanan dengan AS

Selasa, 28 Desember 2021 - 06:00 WIB
loading...
Lavrov: Bulan Depan,...
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Para diplomat dan pejabat militer Rusia akan mengadakan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS), bulan depan. “Pembicaraan akan membahas mengenai daftar jaminan keamanan yang diinginkan Moskow dari Washington, kata Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, Senin (27/12/2021).

Lavrov membuat komentar dalam sebuah wawancara yang disiarkan langsung di situs web kementeriannya, seperti dikutip dari Reuters. Selain soal pembahasan jaminan keamanan, Lavrov juga mengomentari sanksi Barat terhadap Rusia, baik yang saat ini sudah diterapkan ataupun sanksi yang masih berupa ancaman.

Baca: Putin Ancam Aksi Militer Jika NATO Tolak Tuntutan Rusia

Menurutnya, kepemimpinan Rusia tidak mempertimbangkan kemungkinan untuk mengubah negara itu menjadi "benteng yang dikepung" karena sanksi Barat. "Apakah kita akan menjadi "benteng terkepung"? Saya yakin ini bukan bagian dari rencana kepemimpinan Rusia. Tentu saja," katanya.

"Presiden [Rusia Vladimir Putin] terus-menerus menyuarakan, khususnya dalam pidato terakhirnya, pada konferensi pers besarnya, komitmennya untuk memperluas peluang bagi pengembangan masyarakat yang bebas, untuk prinsip-prinsip demokrasi," tambah Lavrov.

Lavrov mengatakan, jika Barat memperkuat sanksi, Rusia akan menemukan jawaban. "Saya yakin bahwa bahkan jika skenario ini, yang fantastis bagi saya, menjadi kenyataan, kami akan menemukan jawaban," katanya.

Lavrov mencatat bahwa ada politisi di Barat yang menganggap tidak ada gunanya menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Namun demikian, dia menekankan bahwa Rusia tidak akan mengubah keyakinannya karena ketidakpuasan rekan-rekan Baratnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved