Swiss Izinkan Warganya Ubah Status Gender Tanpa Diagnosis Medis
Selasa, 28 Desember 2021 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Swiss, yang telah lama dikenal sebagai konservatif sosial, memberikan suara pada bulan September untuk melegalkan pernikahan sipil dan hak untuk mengadopsi anak bagi pasangan sesama jenis, salah satu negara terakhir di Eropa Barat yang melakukannya.
Dengan aturan perubahan gender yang baru, Swiss bergabung dengan hanya dua lusin negara di seluruh dunia yang bertujuan untuk memisahkan pilihan gender dari prosedur medis.
Sementara beberapa negara Eropa lainnya termasuk Denmark, Yunani dan Prancis telah menghapus persyaratan prosedur medis, termasuk operasi penggantian kelamin, sterilisasi atau evaluasi psikiatri, aturan mereka memerlukan langkah atau kondisi lebih lanjut.
Spanyol pada bulan Juni menyetujui rancangan undang-undang yang mengizinkan siapa pun yang berusia di atas 14 untuk mengubah jenis kelamin secara legal tanpa diagnosis medis atau terapi hormon. Jerman pada 2018 menjadi pemerintah Eropa pertama yang memperkenalkan gender ketiga.
Dengan aturan perubahan gender yang baru, Swiss bergabung dengan hanya dua lusin negara di seluruh dunia yang bertujuan untuk memisahkan pilihan gender dari prosedur medis.
Sementara beberapa negara Eropa lainnya termasuk Denmark, Yunani dan Prancis telah menghapus persyaratan prosedur medis, termasuk operasi penggantian kelamin, sterilisasi atau evaluasi psikiatri, aturan mereka memerlukan langkah atau kondisi lebih lanjut.
Spanyol pada bulan Juni menyetujui rancangan undang-undang yang mengizinkan siapa pun yang berusia di atas 14 untuk mengubah jenis kelamin secara legal tanpa diagnosis medis atau terapi hormon. Jerman pada 2018 menjadi pemerintah Eropa pertama yang memperkenalkan gender ketiga.
(esn)
Lihat Juga :