Turki Siap Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Jarak Menengah
Senin, 27 Desember 2021 - 21:01 WIB
loading...
Sistem pertahanan rudal Hisar diuji coba oleh Turki. Foto/sputnik
A
A
A
ANKARA - Sistem pertahanan udara jarak menengah Turki, Hisar O+, siap digunakan angkatan bersenjata negara itu setelah lulus tes akhir.
Kabar tersebut diungkapkan Kepala Industri Pertahanan Kepresidenan Turki (SSB) Ismail Demir, dilansir Sputnik pada Senin (27/12/2021).
“Sistem rudal pertahanan udara nasional kita mengenai target kecepatan tinggi pada ketinggian tinggi dalam tes penerimaan terakhir sebelum memasuki inventaris,” tweet Demir pada Minggu (26/12/2021), seperti dikutip kantor berita Anadolu Agency.
Baca juga: Drone Turki Bisa Tentukan Siapa Pemenang Perang Ukraina
“Hisar O+ dikembangkan di dalam negeri, bekerja sama dengan raksasa industri pertahanan Turki Aselsan-Roketsan,” ungkap laporan kantor berita itu.
Baca juga: China Makin Digdaya, Roket Terbaru Angkut Beban 150 Ton ke Luar Angkasa
Sistem pertahanan udara dapat mencegat hingga sembilan target secara bersamaan pada sudut 360 derajat dan pada jarak hingga 15,5 mil.
“Senjata ini dirancang untuk mempertahankan pasukan darat Turki melawan pesawat tempur, helikopter, drone, rudal jelajah, dan rudal udara-ke-permukaan,” papar laporan itu.
Kabar tersebut diungkapkan Kepala Industri Pertahanan Kepresidenan Turki (SSB) Ismail Demir, dilansir Sputnik pada Senin (27/12/2021).
“Sistem rudal pertahanan udara nasional kita mengenai target kecepatan tinggi pada ketinggian tinggi dalam tes penerimaan terakhir sebelum memasuki inventaris,” tweet Demir pada Minggu (26/12/2021), seperti dikutip kantor berita Anadolu Agency.
Baca juga: Drone Turki Bisa Tentukan Siapa Pemenang Perang Ukraina
“Hisar O+ dikembangkan di dalam negeri, bekerja sama dengan raksasa industri pertahanan Turki Aselsan-Roketsan,” ungkap laporan kantor berita itu.
Baca juga: China Makin Digdaya, Roket Terbaru Angkut Beban 150 Ton ke Luar Angkasa
Sistem pertahanan udara dapat mencegat hingga sembilan target secara bersamaan pada sudut 360 derajat dan pada jarak hingga 15,5 mil.
“Senjata ini dirancang untuk mempertahankan pasukan darat Turki melawan pesawat tempur, helikopter, drone, rudal jelajah, dan rudal udara-ke-permukaan,” papar laporan itu.
(sya)
Lihat Juga :