Warga Palestina dan Pasukan Israel Bentrok di Tepi Barat, 10 Terluka

Minggu, 26 Desember 2021 - 22:17 WIB
loading...
Warga Palestina dan...
Tentara Israel terlibat bentrok dengan warga Palestina di Tepi Barat. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Pasukan Israel terlibat bentrok dengan warga Palestina di Tepi Barat di daerah yang baru-baru ini mengalami peningkatan gesekan. Hal itu diungkapkan militer Israel dan petugas medis Palestina.

Bentrokan yang terjadi pada Sabtu (25/12/2021) malam adalah bagian dari ketegangan berhari-hari di daerah sekitar pos terdepan pemukiman Tepi Barat dan lonjakan kekerasan di tempat lain di Tepi Barat dan Yerusalem timur.

Militer Israel mengatakan selama bentrokan, ratusan warga Palestina melemparkan batu dan membakar ban serta tembakan dilepaskan di daerah itu. Militer Israel mengatakan pasukan merespons dengan tembakan langsung dan "sarana pembubaran kerusuhan", biasanya gas air mata dan granat kejut.

"Seorang tentara terluka ringan," kata militer Israel seperti dilansir dari Channel News Asia, Minggu (26/12/2021).

Militer Israel juga mengatakan tembakan dilepaskan dari kendaraan yang lewat ke arah pos militer di dekat kota Nablus, Tepi Barat, yang terletak di selatan Homesh. Tidak jelas apakah penembakan itu terkait dengan bentrokan.

Sementara itu Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 10 orang terluka oleh tembakan langsung. Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan salah satu dari mereka, berusia 17 tahun, terluka parah. Puluhan lainnya terluka oleh peluru karet.

Homesh, di Tepi Barat utara, dibongkar sebagai bagian dari penarikan Israel dari Jalur Gaza pada tahun 2005. Namun dalam beberapa tahun terakhir, pemukim Israel telah kembali untuk beribadah dan mendirikan pos terdepan yang tidak sah di lokasi tersebut.

Pekan lalu, setidaknya satu pria bersenjata Palestina menembaki sebuah mobil yang penuh dengan siswa seminari Yahudi di sebelah pos terdepan. Yehuda Dimentman, 25, tewas dan dua lainnya terluka di dekat Homesh, yang dianggap ilegal oleh pemerintah Israel.

Pada hari Kamis, ribuan nasionalis Yahudi berbaris ke Homesh untuk menandai berakhirnya masa berkabung bagi Dimentman. Pada hari Jumat, pasukan Israel membongkar bangunan yang telah didirikan pemukim di pos terdepan.

Baca juga: Serangan Bersenjata di Tepi Barat Tewaskan Satu Pria Israel

Menurut laporan media Israel, pemukim Yahudi diperkirakan akan berbaris lagi ke pos terdepan pada Sabtu malam, menarik seruan di media sosial Palestina agar penduduk desa terdekat waspada.

Bentrokan itu terjadi di tengah meningkatnya kekerasan Israel-Palestina di tempat lain di Tepi Barat dan di Yerusalem timur. Awal bulan ini, seorang Yahudi ultra-Ortodoks terluka parah setelah ditikam oleh seorang penyerang Palestina di luar tembok Kota Tua Yerusalem. Seminggu sebelumnya, seorang militan Hamas melepaskan tembakan di Kota Tua, menewaskan seorang pria Israel. Kedua penyerang dibunuh oleh pasukan Israel.

Baca juga: Tembaki Pasukan Israel, Pria Palestina Ditembak Mati

Kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina telah menunjukkan peningkatan serupa selama panen zaitun. Pada pertengahan November, pemukim Yahudi menyerang sekelompok petani Palestina dengan semprotan merica dan pentungan di lahan pertanian di sekitar Homesh, melukai empat orang.

Israel merebut Yerusalem Timur dan Tepi Barat dalam perang Timur Tengah 1967, dan wilayah itu sekarang menjadi rumah bagi lebih dari 700.000 pemukim Israel. Sebagian besar masyarakat internasional menganggap permukiman Israel sebagai hambatan ilegal untuk perdamaian.

Baca juga: Pemukim Israel Cabuti Ratusan Pohon Zaitun, Warga Palestina Merana

Palestina berusaha menjadikan Yerusalem Timur dan Tepi Barat sebagai bagian dari negara merdeka di masa depan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved