Dibantu Intel Medan Perang AS, Ukraina Bisa Serang Rusia Lebih Dulu
Minggu, 26 Desember 2021 - 02:01 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan, “Sudahkah kita mendekati perbatasan AS? Atau perbatasan Inggris atau negara lain? Andalah yang datang ke perbatasan kami, dan sekarang Anda mengatakan bahwa Ukraina akan menjadi anggota NATO juga.”
“Atau, bahkan jika tidak bergabung dengan NATO, pangkalan militer dan sistem serangan itu akan ditempatkan di wilayahnya berdasarkan perjanjian bilateral. Inilah intinya,” tegas Putin.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyerahkan sepasang rancangan perjanjian keamanan kepada AS dan NATO pekan lalu yang menguraikan bagaimana Moskow, Washington dan blok Barat dapat menyelesaikan ketegangan saat ini.
Di antara proposal tersebut adalah ketentuan bahwa NATO menghentikan ekspansi lebih lanjut ke arah timur, dan menghentikan penggabungan Kiev ke dalam aliansi militer itu.
Pejabat AS telah mengisyaratkan kesiapan mereka mengadakan pembicaraan dengan Rusia tentang proposal keamanan pada Januari, tetapi tidak membuat komitmen tegas.
Kepala NATO Jens Stoltenberg tampaknya menolak gagasan itu. Dia mengklaim aliansi tersebut tidak pernah membuat janji apa pun kepada Moskow untuk tidak memperluas.
Dia mengatakan aliansi dan mitranya, termasuk Ukraina, harus disertakan dalam setiap pembicaraan keamanan dengan Rusia.
“Atau, bahkan jika tidak bergabung dengan NATO, pangkalan militer dan sistem serangan itu akan ditempatkan di wilayahnya berdasarkan perjanjian bilateral. Inilah intinya,” tegas Putin.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyerahkan sepasang rancangan perjanjian keamanan kepada AS dan NATO pekan lalu yang menguraikan bagaimana Moskow, Washington dan blok Barat dapat menyelesaikan ketegangan saat ini.
Di antara proposal tersebut adalah ketentuan bahwa NATO menghentikan ekspansi lebih lanjut ke arah timur, dan menghentikan penggabungan Kiev ke dalam aliansi militer itu.
Pejabat AS telah mengisyaratkan kesiapan mereka mengadakan pembicaraan dengan Rusia tentang proposal keamanan pada Januari, tetapi tidak membuat komitmen tegas.
Kepala NATO Jens Stoltenberg tampaknya menolak gagasan itu. Dia mengklaim aliansi tersebut tidak pernah membuat janji apa pun kepada Moskow untuk tidak memperluas.
Dia mengatakan aliansi dan mitranya, termasuk Ukraina, harus disertakan dalam setiap pembicaraan keamanan dengan Rusia.
(sya)
Lihat Juga :