Langka, Covid-19 Ditularkan Orang Tanpa Gejala
Selasa, 09 Juni 2020 - 16:34 WIB
loading...
WHO menyatakan kasus penularan virus Corona dari orang tanpa gejala jarang terjadi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JENEWA - Penularan virus Corona baru, Covid-19, oleh seseorang yang tidak menunjukkan gejala jarang terjadi. Hal itu diungkapkan pemimpin teknis untuk respon virus Corona dan kepala unit penyakit serta zoonosis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Maria Van Kerkhove.
"Dari data yang kami miliki, tampaknya masih jarang bahwa orang tanpa gejala benar-benar mentransmisikan ke individu sekunder," kata Van Kerkhove.
"Kami memiliki sejumlah laporan dari negara-negara yang melakukan pelacakan kontak yang sangat rinci. Mereka mengikuti kasus tanpa gejala, mereka mengikuti kontak dan mereka tidak menemukan transmisi sekunder. Ini sangat jarang - dan banyak dari itu adalah tidak diterbitkan dalam literatur," imbuhnya.
"Kami terus-menerus melihat data ini dan kami berusaha mendapatkan lebih banyak informasi dari setiap negara untuk benar-benar menjawab pertanyaan ini. Tampaknya masih jarang bahwa individu tanpa gejala benar-benar mentransmisikan ke orang lain," jelasnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (9/6/2020).
Van Kerkhove melanjutkan untuk menggambarkan bagaimana virus Corona baru, patogen pernapasan, menyebar melalui droplet, yang dapat dilepaskan ketika seseorang batuk atau bersin.
"Dari data yang kami miliki, tampaknya masih jarang bahwa orang tanpa gejala benar-benar mentransmisikan ke individu sekunder," kata Van Kerkhove.
"Kami memiliki sejumlah laporan dari negara-negara yang melakukan pelacakan kontak yang sangat rinci. Mereka mengikuti kasus tanpa gejala, mereka mengikuti kontak dan mereka tidak menemukan transmisi sekunder. Ini sangat jarang - dan banyak dari itu adalah tidak diterbitkan dalam literatur," imbuhnya.
"Kami terus-menerus melihat data ini dan kami berusaha mendapatkan lebih banyak informasi dari setiap negara untuk benar-benar menjawab pertanyaan ini. Tampaknya masih jarang bahwa individu tanpa gejala benar-benar mentransmisikan ke orang lain," jelasnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (9/6/2020).
Van Kerkhove melanjutkan untuk menggambarkan bagaimana virus Corona baru, patogen pernapasan, menyebar melalui droplet, yang dapat dilepaskan ketika seseorang batuk atau bersin.
Lihat Juga :