Sudah 184.217 Orang Meninggal, WHO Bilang Krisis COVID-19 Akan Lama
Kamis, 23 April 2020 - 10:04 WIB
loading...
Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Foto/REUTERS/Pierre Albouy
A
A
A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa krisis coronavirus disease-19 atau COVID-19 tidak akan berakhir dalam waktu dekat. Peringatan ini disampaikan ketika korban meninggal secara global akibat wabah itu sudah mencapai 184.217 orang.
Menurut WHO, apa yang dilakukan banyak negara saat ini baru tahap awal pertarungan melawan pandemi COVID-19.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengeluarkan peringatan serius tersebut karena beberapa negara telah mencabut pembatasan kuncian atau lockdown yang telah mengubah kehidupan sehari-hari di seluruh dunia.
"Jangan salah; kita masih harus menempuh jalan panjang. Virus ini akan bersama kita untuk waktu yang lama," kata Tedros pada konferensi pers virtual, seperti dikutip AFP.
"Sebagian besar negara masih dalam tahap awal epidemi mereka. Dan beberapa yang terkena dampak awal pandemi sekarang mulai melihat lonjakan dalam kasus (infeksi)," ujarnya.
Menurut WHO, apa yang dilakukan banyak negara saat ini baru tahap awal pertarungan melawan pandemi COVID-19.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengeluarkan peringatan serius tersebut karena beberapa negara telah mencabut pembatasan kuncian atau lockdown yang telah mengubah kehidupan sehari-hari di seluruh dunia.
"Jangan salah; kita masih harus menempuh jalan panjang. Virus ini akan bersama kita untuk waktu yang lama," kata Tedros pada konferensi pers virtual, seperti dikutip AFP.
"Sebagian besar negara masih dalam tahap awal epidemi mereka. Dan beberapa yang terkena dampak awal pandemi sekarang mulai melihat lonjakan dalam kasus (infeksi)," ujarnya.
Lihat Juga :