Teka-teki Ngototnya AS Ingin Normalisasi Hubungan Indonesia dan Israel

Sabtu, 25 Desember 2021 - 01:43 WIB
loading...
Teka-teki Ngototnya...
Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) menyambut kunjungan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/12/2021). Foto/Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) terus mengejar agendanya untuk menormalisasikan hubungan Indonesia dengan Israel . Menteri Luar Negeri Amerika Antony Blinken dilaporkan mengangkat kemungkinan normalisasi hubungan itu ketika melakukan pertemuan dengan para pejabat di Jakarta pekan lalu.

Ambisi Amerika ini sudah dimulai sejak pemerintahan Donald Trump dan kini dilanjutkan oleh pemerintah Joe Biden. Padahal, Indonesia sejak awal sudah menegaskan bahwa menjalin hubungan dengan Israel mustahil sebelum negara Palestina yang merdeka berdiri.

Baca juga: Eks Jenderal Zionis: Israel Bakal Dihujani 3.000 Rudal Per Hari Jika Perang dengan Iran

Indonesia, negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, menjadi target bidikan AS untuk dibawa ke dalam Kesepakatan Abraham. Arab Saudi juga menjadi target, namun sikapnya tak beda jauh dengan Indonesia.

Kesepakatan Abraham adalah perjanjian normalisasi penting yang ditandatangani antara Israel dan beberapa negara mayoritas Muslim lainnya, seperti Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan dan Maroko yang hingga saat itu tidak memiliki hubungan diplomatik formal dengan Israel dan berusaha untuk mempertahankan status quo itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved