Ketika Taliban Rebut Afghanistan, AS Kalah Perang Secara Memalukan

Rabu, 22 Desember 2021 - 00:44 WIB
loading...
A A A
12 Agustus 2021
Taliban merebut ibu kota provinsi tenggara Ghazni, memaksa para pejabat mundur ke Kabul. Kemudian, kelompok menguasai provinsi Herat dan Kandahar.

13 Agustus 2021
Taliban menguasai Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand di selatan. Pada hari yang sama, kuasai provinsi Badghis, Logar, Uruzgan, Zabul dan Ghor tanpa perlawanan.

14 Agustus 2021
Kelompok Taliban menyerbu Mazar-i-Sharif di provinsi Balkh, dan kemudian Pul-e-Alam, ibu kota provinsi provinsi Logar, 70 kilometer (40 mil) selatan Kabul.

15 Agustus 2021
Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar, diambil alih oleh Taliban

15 Agustus 2021
Kelompok Taliban menyerbu ibu kota Afghanistan, Kabul, memaksa Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negara itu.

15 Agustus 2021
AS mengevakuasi para diplomatnya dari Kedutaan Besar AS di Kabul.

16 Agustus 2021
Dalam pidatonya kepada rakyat Amerika, Presiden Joe Biden mengatakan, "Saya tidak menyesali keputusan saya untuk mengakhiri perang Amerika di Afghanistan," dan menangkis kritik atas keruntuhan cepat pemerintah Afghanistan.

16 Agustus 2021
Ribuan warga sipil berkumpul di bandara internasional Kabul dalam upaya untuk melarikan diri dari Afghanistan.

17 Agustus 2021
Taliban berjanji untuk melindungi hak-hak perempuan "dalam hukum Islam" dan mendirikan pemerintahan "Islam yang inklusif". Mereka juga mendeklarasikan "amnesti" dan mendorong warga Afghanistan untuk kembali bekerja.

23 Agustus 2021
Juru bicara Taliban Suhail Shaheen memperingatkan "konsekuensi" jika pasukan asing tetap berada di luar 31 Agustus, mengacu pada tanggal tersebut sebagai "garis merah."

24 Agustus 2021
Biden mengatakan Washington menetapkan waktu penyelesaian evakuasi pada 31 Agustus tetapi tetap membuka pintu untuk memperpanjang tenggat waktu, dengan alasan perlunya kerja sama dari kepemimpinan Taliban.

24 Agustus 2021
Bank Dunia menangguhkan pencairan bantuan ke Afghanistan, menyuarakan keprihatinan tentang bagaimana pengambilalihan Taliban akan mempengaruhi "prospek pembangunan negara itu, terutama bagi perempuan."

26 Agustus 2021
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan “tidak ada bukti” bahwa al-Qaeda melakukan serangan 11 September 2001 dari Afghanistan.

26 Agustus 2021
Beberapa ledakan mengguncang ibu kota Afghanistan, Kabul, termasuk dua di luar bandara kota, menewaskan banyak orang dan melukai ratusan lainnya. Kemudian di malam hari, lebih banyak ledakan dilaporkan, sehingga jumlah total ledakan menjadi enam. Komandan Komando Pusat AS Jenderal Kenneth McKenzie menegaskan bahwa bom tersebut menewaskan 12 tentara AS dan melukai 15 lainnya.

26 Agustus 2021
AS mengevakuasi dan membantu evakuasi sekitar 95.700 orang dari Afghanistan sejak 14 Agustus.

30 Agustus 2021
AS menyatakan selesainya penarikan Afghanistan, mengakhiri perang 20 tahun.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved