Sudah Tak Sabar, Israel Yakin Iran Sekarang Lemah, Ancam Aksi Lebih Besar

Selasa, 21 Desember 2021 - 10:34 WIB
loading...
Sudah Tak Sabar, Israel...
Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Benny Gantz. Foto/wikimedia
A A A
TEL AVIV - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel memperingatkan pada Senin (20/12/2021) tentang tindakan yang lebih besar terhadap Iran.

Dia menambahkan inilah saatnya mengambil keuntungan dari kelemahan rezim Iran sekarang.

“Kami sedang memperdalam kerja sama internasional, dan saya yakin bahwa segera, tindakan terbuka dan terselubung akan diperluas, dengan berbagai cara,” tegas Benny Gantz kepada Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset (Parlemen Israel).

Baca juga: Varian Omicron Menggila di Amerika Serikat, Mencapai 73% Kasus

Gantz juga menambahkan, Teheran memiliki kartu lemah untuk dimainkan pada pembicaraan Wina yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 yang ditinggalkan dan itu hanya mengulur waktu.

Baca juga: Media Asing Heboh Tank Misterius Terlihat Mengambang di Laut Natuna

“Menteri Pertahanan Israel melihat waktunya sekarang untuk menarik garis yang jelas untuk menghentikan kegiatan teroris nuklir dan regional Iran,” papar laporan Jerusalem Post.

Baca juga: Badai Debu Raksasa Menelan Sebagian Wilayah Queensland Australia

“Situasi internal di Iran meninggalkan banyak peluang bagi dunia. Itu bukan kekuatan nyata. Warganya menderita… pemimpin Iran tahu situasi (lemah) mereka,” ungkap Menhan Israel itu.

Saat ini, ketegangan meningkat mengenai apakah pembicaraan Wina untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir yang ditinggalkan akan berhasil atau tidak.

AS telah lama mengatakan bahwa jika diplomasi gagal dengan Iran, Washington bersedia beralih ke "rencana B", tanpa mengungkap rinciannya.

Sementara itu, Israel sudah tidak sabar dan berulang kali mengumumkan sedang mempersiapkan serangan militer terhadap sasaran nuklir Iran.

Pada Senin (20/12/2021), Korp Garda Revolusi Iran memperingatkan mereka akan menanggapi setiap serangan Israel terhadap program nuklirnya dengan menargetkan semua lokasi yang digunakan untuk meluncurkan serangan.

Teheran secara historis mengulangi ancaman dari apa yang digambarkannya sebagai "respons yang menghancurkan" terhadap setiap potensi serangan terhadapnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved