Ekspor Rudal Ilegal ke China, 10 Warga Israel Diseret ke Pengadilan
Selasa, 21 Desember 2021 - 06:18 WIB
loading...
Rudal jelajah Israel yang diminati banyak negara di dunia. FOTO/Israeli Air Force
A
A
A
TEL AVIV - Departemen Keuangan Kantor Kejaksaan Negara menyatakan, 10 warga Israel dan tiga perusahaan akan didakwa dengan pelanggaran keamanan serius. Mereka dituduh melakukan penjualan rudal secara ilegal ke China .
Menurut kantor Jaksa Agung Israel, kesepakatan bisnis ini digagas oleh Ephraim Menashe, seorang pengusaha drone Israel dan pendiri perusahaan Solar Sky. Ia mempekerjakan Tzvika dan Ziv Naveh, pemilik perusahaan drone Innocon, serta tersangka lain yang tidak disebutkan namanya.
Baca: Hebat Mana Sistem Rudal S-400 Rusia, Patriot AS dan Iron Dome Israel?
"Para tersangka diselidiki sehubungan dengan kasus keamanan skala besar, di mana mereka dicurigai memproduksi, memperdagangkan, dan mengekspor rudal jelajah untuk penggunaan militer tanpa izin," kata jaksa, seperti dikutip dari i24News, Selasa (21/12/2021).
Para tersangka akan dipanggil untuk sidang pra-dakwaan. Tuduhan terhadap mereka termasuk pelanggaran keamanan senjata, pencucian uang, dan pelanggaran Undang-Undang Kontrol Ekspor Pertahanan.
Menurut kantor Jaksa Agung Israel, kesepakatan bisnis ini digagas oleh Ephraim Menashe, seorang pengusaha drone Israel dan pendiri perusahaan Solar Sky. Ia mempekerjakan Tzvika dan Ziv Naveh, pemilik perusahaan drone Innocon, serta tersangka lain yang tidak disebutkan namanya.
Baca: Hebat Mana Sistem Rudal S-400 Rusia, Patriot AS dan Iron Dome Israel?
"Para tersangka diselidiki sehubungan dengan kasus keamanan skala besar, di mana mereka dicurigai memproduksi, memperdagangkan, dan mengekspor rudal jelajah untuk penggunaan militer tanpa izin," kata jaksa, seperti dikutip dari i24News, Selasa (21/12/2021).
Para tersangka akan dipanggil untuk sidang pra-dakwaan. Tuduhan terhadap mereka termasuk pelanggaran keamanan senjata, pencucian uang, dan pelanggaran Undang-Undang Kontrol Ekspor Pertahanan.
Lihat Juga :