WHO: Dunia Harus Bersatu untuk Mengakhiri Pandemi pada 2022

Selasa, 21 Desember 2021 - 05:37 WIB
loading...
WHO: Dunia Harus Bersatu...
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. FOTO/Reuters
A A A
JENEWA - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia meminta dunia untuk bersatu dan membuat keputusan sulit yang diperlukan. Semua langkah ini perlu diambil untuk mengakhiri pandemi Covid-19 pada tahun depan.

"2022 harus menjadi tahun kita mengakhiri pandemi," kata Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan di Jenewa, Senin (20/12/2021).

Menjelang perayaan akhir tahun, kepala badan kesehatan PBB itu mengakui bahwa semua ingin menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga. Semua ingin kembali normal. “Tetapi, untuk kembali normal, kita perlu melindungi diri kita sekarang karena kasus-kasus, yang dipicu oleh varian Omicron yang menyebar cepat dan melonjak,” jelasnya, seperti dikutip dari France 24.

Baca: WHO Tegaskan Vaksin Booster Senjata Ampuh Melawan Omicron

Sejak pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada November, Omicron telah diidentifikasi di lusinan negara, membuyarkan harapan bahwa pandemi terburuk telah berakhir.

Meskipun ada indikasi bahwa itu tidak lebih parah daripada varian Delta -- masih merupakan strain yang dominan -- Omicron telah ditunjukkan pada data awal memiliki transmisibilitas yang lebih tinggi dan resistensi yang mengkhawatirkan terhadap vaksin.

Baca: WHO Melaporkan Sudah 76 Negara Ditemukan Varian Omicron

Dengan kasus yang meningkat pesat, Tedros menekankan lebih baik membatalkan acara "sekarang dan merayakannya nanti daripada merayakan sekarang dan berduka nanti. "Kita harus fokus sekarang untuk mengakhiri pandemi ini," ujarnya.

Tedros bersikeras bahwa mungkin untuk menghentikan pandemic, tetapi mengatakan itu akan membutuhkan penggunaan semua alat yang kami miliki, mulai dari vaksin hingga pemakaian masker dan jarak fisik.

Dan mungkin yang paling penting, dunia perlu mengakhiri ketidakadilan yang mencolok dalam akses ke vaksin. "Jika kita ingin mengakhiri pandemi di tahun mendatang, kita harus mengakhiri ketidakadilan," katanya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Berita Terkini
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved