Aturan Baru Israel, Tentara Boleh Tembaki Warga Palestina yang Sedang Kabur
Senin, 20 Desember 2021 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, Da'adas berangkat menuju pinggiran timur desa Deir al-Hatab. Mereka pergi ke daerah dekat sekolah perempuan di desa, beberapa kilometer di sebelah timur kamp, di mana pemuda Palestina telah bentrok dengan tentara dalam beberapa pekan terakhir. Ketika mereka tiba, ada sekitar 25 tentara yang tersebar di antara pohon-pohon zaitun dan sekitar 30 remaja dan pemuda Palestina melemparkan batu ke arah mereka.
Baca: Pemakaman Bocah Berujung Bentrok, Pria Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel
Menurut saksi mata, sekitar 10 menit setelah keempat remaja itu tiba, salah satu tentara dipukul di wajahnya dengan batu, yang ditanggapi oleh pelempar batu dengan tawa dan ejekan. Segera setelah itu, saksi menceritakan, tentara yang sama menembakkan satu peluru yang mengenai perut Muhammad Da'adas. Dia dibawa ke rumah sakit di Nablus, di mana dia dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.
Ketegangan antara tentara Israel dengan warga Palestina memang kian meningkat belakangan ini. Terutama setelah seorang warga Israel tewas dalam aksi serangan bersenjata di Tepi Barat. Selain menewaskan satu warga Israel, dua lainnya juga dilaporkan terluka dalam serangan bersenjata di sebuah pos terdepan di Tepi Barat utara.
Ketiga korban ditembak saat berada di dalam mobil ketika mereka meninggalkan Homesh, sebuah pemukiman yang seharusnya ditinggalkan sebagai bagian dari penggusuran tahun 2005. Israel sendiri mengaku telah menangkap 4 orang yang mereka tuduh sebagai pelaku serangan bersenjata tersebut.
Baca: Pemakaman Bocah Berujung Bentrok, Pria Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel
Menurut saksi mata, sekitar 10 menit setelah keempat remaja itu tiba, salah satu tentara dipukul di wajahnya dengan batu, yang ditanggapi oleh pelempar batu dengan tawa dan ejekan. Segera setelah itu, saksi menceritakan, tentara yang sama menembakkan satu peluru yang mengenai perut Muhammad Da'adas. Dia dibawa ke rumah sakit di Nablus, di mana dia dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.
Ketegangan antara tentara Israel dengan warga Palestina memang kian meningkat belakangan ini. Terutama setelah seorang warga Israel tewas dalam aksi serangan bersenjata di Tepi Barat. Selain menewaskan satu warga Israel, dua lainnya juga dilaporkan terluka dalam serangan bersenjata di sebuah pos terdepan di Tepi Barat utara.
Ketiga korban ditembak saat berada di dalam mobil ketika mereka meninggalkan Homesh, sebuah pemukiman yang seharusnya ditinggalkan sebagai bagian dari penggusuran tahun 2005. Israel sendiri mengaku telah menangkap 4 orang yang mereka tuduh sebagai pelaku serangan bersenjata tersebut.
(esn)
Lihat Juga :