Taliban Tembak Mati Gadis Cilik Afghanistan yang Bersiap Kabur ke Kanada

Sabtu, 18 Desember 2021 - 02:31 WIB
loading...
A A A
“Ada seorang gadis berusia 10 tahun yang tertembak...ketika dia seharusnya dalam perjalanan ke Kanada. Ini dapat dihindari dan itu pasti akan terjadi, dan itu akan terjadi lebih banyak lagi," kata Walper.

“Kami perlu melakukan yang lebih baik, dan saya mengerti bahwa semua orang berusaha, tetapi kami perlu melakukan yang lebih baik, kami perlu mengambil ini,” katanya.

“Kita perlu menyelesaikan kemacetan, di mana pun mereka berada, apakah itu melalui penerbangan, apakah itu melalui pergerakan darat, apakah itu melalui kerja sama dengan negara lain, kita perlu melanjutkan ini dengan urgensi baru jadi ini tidak terjadi lagi.”

Sementara pemerintah Kanada mengatakan akan memukimkan kembali warga Afghanistan yang membantu misi militer di Kandahar, empat bulan setelah Taliban merebut Kabul, kurang dari 3.800 telah tiba. Sebanyak 1.755 lainnya telah datang ke Kanada melalui program kemanusiaan.

Ribuan lainnya masih terdampar di negara itu karena penangguhan penerbangan evakuasi, dan langkah-langkah pengendalian perbatasan di negara-negara tetangga yang mencegah mereka melarikan diri.

Cohen mengatakan ribuan pelamar telah sepenuhnya diproses tetapi meninggalkan negara itu sangat menantang karena campur tangan Taliban dan pergeseran persyaratan dalam dokumentasi baik dari Taliban dan negara-negara di kawasan tersebut.

“Kami terus bekerja dengan sekutu kami, dan serangkaian mitra lainnya, untuk menemukan rute baru bagi warga Afghanistan untuk meninggalkan negara itu dan menuju Kanada," ujarnya.

Saat mencari pengakuan internasional dan dimulainya kembali bantuan asing, Taliban telah bersumpah untuk tidak membalas terhadap mantan musuhnya. Tetapi mengingat sejarah panjang Taliban dalam membunuh warga Afghanistan yang mendukung pasukan internasional, penduduk setempat yang bekerja untuk militer Kanada khawatir mereka akan menjadi sasaran.

Wakil Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Nada Al-Nashif, mengatakan minggu ini bahwa meskipun ada amnesti yang diumumkan oleh Taliban, ada tuduhan yang dapat dipercaya atas lebih dari 100 pembunuhan terhadap mantan pasukan keamanan nasional Afghanistan dan lainnya yang terkait dengan mantan pasukan keamanan nasional Afghanistan.

"Setidaknya 72 pembunuhan dikaitkan dengan Taliban, dan dalam beberapa kasus mayat-mayat itu ditampilkan di depan umum," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Provinsi Kaya Minyak...
Provinsi Kaya Minyak di Kanada Ini Gelar Referendum untuk Cerai dari Kanada, Ini Alasan Utamanya
Wali Kota Ini Tewas...
Wali Kota Ini Tewas Diberondong Tembakan Pembunuh Bayaran saat Berangkat ke Kantor
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved