Rusia Ungkap di Mana Perang Dunia III Telah Dimulai

Jum'at, 17 Desember 2021 - 14:33 WIB
loading...
Rusia Ungkap di Mana...
Personel militer mempelajari pemodelan 3D di ERA Military Innovation Technopark, Anapa, Russia, 22 November 2018. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Konflik global baru sudah pecah di dunia siber. Pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Andrey Krutskikh mengungkapkan hal itu pada Kamis (16/12/2021).

Dia menambahkan Moskow berharap bekerja dengan Amerika Serikat (AS) untuk mengurangi risiko yang berasal dari pertempuran digital itu.

Andrey Krutskikh adalah pejabat Kementerian Luar Negeri Rusia yang bertugas mengawasi kerja sama internasional negara itu dalam keamanan informasi.

Baca juga: Ngeri, Hacker Prancis Buat 54.000 Paspor Vaksin Palsu

Dia berbicara pada Kamis di konferensi akademis tentang posisi Rusia di dunia politik saat ini. Dia mengklaim serangan siber telah menjadi begitu sering dan parah hingga merupakan konflik dunia baru, tersembunyi dari mata publik.

Baca juga: Invasi Ukraina, NATO: Rusia Akan Terima Konsekuensi Besar

“Perang sedang terjadi, dan berlangsung sangat intens,” papar dia memperingatkan dalam pidatonya di Institut Hubungan Internasional Negara Moskow, dilansir RT.com.

“Sebanyak apa pun kita bertindak seperti ini, semuanya disembunyikan, pada kenyataannya, permusuhan skala penuh terjadi di dunia siber. Dan secara umum, media benar untuk mengatakan ini sudah Perang Dunia Ketiga. Kami hanya tidak tahu sejauh mana kerusakannya, atau siapa yang akan kalah pada akhirnya, atau seperti apa konfigurasi dunia sebagai akibat dari perang,” tutur dia.

Krutskikh menekankan Kremlin sangat ingin menggunakan struktur PBB untuk mencapai kesepakatan internasional mengenai perang digital.

Dia mengeluh, AS dan negara-negara lain telah mengganggu upaya Moskow menjadikan masalah ini sebagai prioritas.

Pada Januari, dia melaporkan, “Akan ada sesi substantif dari komisi khusus PBB untuk pengembangan konvensi untuk perang dunia siber.”

Sesi itu adalah inisiatif yang didukung Moskow, Krutskikh mengklaim. “Bahkan di sini mereka telah mencoba menggunakan alasan yang berbeda untuk mengurangi peran Rusia, dan memperkenalkan kondisi untuk menggagalkan proses negosiasi,” ujar dia.

Awal tahun ini, Presiden AS Joe Biden menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, mengklaim Kremlin berada di balik peretasan besar-besaran perusahaan SolarWinds yang berbasis di Texas, yang membahayakan sistem lebih dari 100 perusahaan komersial di seluruh dunia, serta sembilan perusahaan agensi pemerintahan AS.

Moskow membantah tuduhan itu, dengan mengatakan, “Sudah saatnya menertibkan tanah Amerika, dari mana serangan terus-menerus terhadap infrastruktur penting di Rusia muncul.”

Pada Maret, perusahaan keamanan siber AS, FireEye, memperingatkan warga Amerika akan menghadapi serangan siber yang semakin buruk di masa depan.

“Orang-orang bahkan tidak tahu semua hal yang mereka andalkan. Tiba-tiba rantai pasokan mulai terganggu karena komputer tidak berfungsi,” tutur CEO FireEye Kevin Mandia mengatakan kepada Axios.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Putri Bajrakitiyabha...
Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved