Mengejutkan, Perusahaan Milik Anak Joe Biden Bantu China Tindas Muslim Uighur

Jum'at, 17 Desember 2021 - 08:15 WIB
loading...
Mengejutkan, Perusahaan...
Perusahaan milik anak Presiden AS Joe Biden, Hunter, membantu China menindas Muslim Uighur. Foto/CNN
A A A
WASHINGTON - Sebuah perusahaan investasi China di mana anak dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden , Hunter, menjadi pemilik sebagian sahamnya membantu Beijing memata-matai Muslim Uighur .

Hunter Biden diketahui telah lama memegang 10% kepemilikan saham di perusahaan investasi China Bohai Harvest, yang berinvestasi di beberapa perusahaan China yang kontroversial. Salah satunya, Megvii, dikenai sanksi pada tahun 2019 karena dugaan partisipasinya dalam penindasan China dan pengawasan teknologi tinggi di Xinjiang, dan sekali lagi pada hari Kamis oleh Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan.

"Megvii termasuk di antara delapan perusahaan teknologi China yang dituduh secara aktif mendukung pengawasan biometrik dan pelacakan etnis dan agama minoritas di China, khususnya minoritas Uighur yang mayoritas Muslim di Xinjiang,” kata Departemen Keuangan AS seperti dilansir dari Washington Examiner, Jumat (17/12/2021).

Publik sekarang dilarang membeli atau menjual sekuritas tertentu yang terkait dengan kelompok-kelompok tersebut, yang semuanya diberi label baru sebagai bagian dari "kompleks industri militer" China.

Departemen Keuangan AS mengatakan Megvii beroperasi di sektor teknologi pengawasan China dan mengendalikan perusahaan lain yang membuat perangkat lunak khusus yang dirancang untuk melakukan kegiatan pengawasan etnis minoritas, termasuk Muslim Uighur.

Baca juga: China Kecam Pengadilan Independen Muslim Uighur

Amerika Serikat mengatakan bahwa salah satu perangkat lunak AI semacam itu dapat mengenali orang sebagai bagian dari etnis minoritas Uighur dan mengirim alarm otomatis ke otoritas pemerintah.

Baik pemerintahan Trump dan Biden telah menyatakan pemerintah China melakukan genosida terhadap Muslim Uighur dan minoritas agama serta etnis lainnya di China barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Infografis
Rusia Bakal Bantu China...
Rusia Bakal Bantu China Pangkas Dominasi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved