Iran Dinilai Tak Konsisten dan Buang Waktu Berharga dalam Perundingan Nuklir

Selasa, 14 Desember 2021 - 07:17 WIB
loading...
Iran Dinilai Tak Konsisten...
Bendera nasional Iran berkibar di depan markas Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Wina, Austria. Iran dinilai tak konsisten dalam perundingan nuklirnya. Foto/ REUTERS
A A A
PARIS - Sikap Iran dinilai tidak konsisten dalam perundingan tentang program nuklirnya. Teheran juga diangggap sudah membuang-buang waktu berharga dalam perundingan penting tersebut.

Penilaian itu disampaikan para diplomat Eropa yang bernegosiasi dengan Iran.

Setelah jeda lima bulan, perundingan dilanjutkan untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir 2015 yang dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA) di Wina sejak 29 November 2021.

Baca juga: Tidak Ada Tentara AS Dihukum meski Serangannya Bantai10 Warga Sipil Kabul

JCPOA 2015 bertujuan untuk mencegah Iran mengembangkan bom atom, tujuan yang selalu dibantah Teheran. Kesepakatan itu memastikan keringanan sanksi sebagai imbalan atas pembatasan ketat pada program nuklir Iran, yang ditempatkan di bawah pemantauan ekstensif PBB.

Para diplomat dari Iran, Inggris, China, Prancis, Jerman dan Rusia, negara-negara penandatangan perjanjian 2015, menghadiri pembicaraan saat ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved