Tidak Ada Tentara AS Dihukum meski Serangannya Bantai 10 Warga Sipil Kabul
Selasa, 14 Desember 2021 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
Pada awal November, sebuah laporan awal yang dilakukan oleh inspektur jenderal Angkatan Udara AS, Letnan Jenderal Sami Said, menyebut serangan itu tragis tetapi "kesalahan yang jujur".
Kajian oleh Kepala Komando Pusat Jenderal Kenneth McKenzie Jr. dan Kepala Komando Operasi Khusus Jenderal Richard Clarke memanfaatkan laporan Said dan rekomendasi rinci tentang prosedur untuk serangan pesawat tak berawak di masa depan.
Tapi itu tidak meminta siapa pun untuk dihukum karena kesalahan itu.
"Apa yang kami lihat di sini adalah gangguan dalam proses, dalam pelaksanaan dan peristiwa prosedural, bukan akibat kelalaian, bukan akibat kesalahan, bukan akibat kepemimpinan yang buruk," kata Kirby.
"Jika Austin percaya...bahwa akuntabilitas dijamin, dia pasti akan mendukung upaya semacam itu," imbuh Kirby.
Serangan itu menewaskan Zemari Ahmadi, seorang karyawan Nutrition and Education International (NEI) yang berbasis di AS, dan sembilan anggota keluarganya.
Bulan lalu, pendiri dan presiden NEI Steve Kwon menyebut penyelidikan Pentagon atas insiden tersebut "sangat mengecewakan dan tidak memadai."
Pentagon berjanji untuk membayar kompensasi dan juga untuk membantu merelokasi anggota keluarga di luar negeri dan warga Afghanistan yang bekerja untuk NEI, tetapi, menurut para pejabat, hal itu tetap terjebak dalam menentukan siapa yang memenuhi syarat.
Kajian oleh Kepala Komando Pusat Jenderal Kenneth McKenzie Jr. dan Kepala Komando Operasi Khusus Jenderal Richard Clarke memanfaatkan laporan Said dan rekomendasi rinci tentang prosedur untuk serangan pesawat tak berawak di masa depan.
Tapi itu tidak meminta siapa pun untuk dihukum karena kesalahan itu.
"Apa yang kami lihat di sini adalah gangguan dalam proses, dalam pelaksanaan dan peristiwa prosedural, bukan akibat kelalaian, bukan akibat kesalahan, bukan akibat kepemimpinan yang buruk," kata Kirby.
"Jika Austin percaya...bahwa akuntabilitas dijamin, dia pasti akan mendukung upaya semacam itu," imbuh Kirby.
Serangan itu menewaskan Zemari Ahmadi, seorang karyawan Nutrition and Education International (NEI) yang berbasis di AS, dan sembilan anggota keluarganya.
Bulan lalu, pendiri dan presiden NEI Steve Kwon menyebut penyelidikan Pentagon atas insiden tersebut "sangat mengecewakan dan tidak memadai."
Pentagon berjanji untuk membayar kompensasi dan juga untuk membantu merelokasi anggota keluarga di luar negeri dan warga Afghanistan yang bekerja untuk NEI, tetapi, menurut para pejabat, hal itu tetap terjebak dalam menentukan siapa yang memenuhi syarat.
Lihat Juga :