Pejabat Militer Iran: Agresor Akan Membayar Harga Mahal

Minggu, 12 Desember 2021 - 22:04 WIB
loading...
A A A
Retorika permusuhan muncul di tengah pembicaraan baru di Wina mengenai kesepakatan nuklir Iran 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA). Negosiasi belum berjalan jauh, dengan Teheran terus menuntut agar Washington mencabut sanksinya secara penuh.

Baca: Iran Dituduh Bangun Militer di Bagian Barat untuk Serang Israel

“Kami pasti akan menyetujui tidak kurang dari perjanjian (JCPOA asli) dan ini pasti akan menjadi garis merah bagi Republik Islam Iran,” pemimpin negosiator negara itu, Ali Bagheri Kani, mengatakan kepada Press TV pada hari Sabtu.

Perjanjian JCPOA secara efektif runtuh setelah Presiden AS saat itu Donald Trump secara sepihak meninggalkannya pada tahun 2018, menuduh Teheran entah bagaimana melanggar "semangat" kesepakatan itu. Sejak itu, Washington telah memberlakukan kembali sanksi lama dan memperkenalkan tindakan baru terhadap Teheran. Sementara itu, Republik Islam secara bertahap menangguhkan kewajiban JCPOA, meningkatkan pengayaan uranium dan memperluas program nuklirnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!
Rekomendasi
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved