Pejabat Militer Iran: Agresor Akan Membayar Harga Mahal

Minggu, 12 Desember 2021 - 22:04 WIB
loading...
Pejabat Militer Iran:...
Ilustrasi. FOTO/Reuters
A A A
TEHERAN - Seorang pejabat militer Iran telah memperingatkan bahwa agresor akan membayar "harga yang mahal" dalam menanggapi berbagai laporan bahwa Israel sedang mencari bantuan Amerika Serikat (AS), atau setidaknya persetujuan dalam mempersiapkan serangan potensial di situs nuklir Iran.

Sejak pembicaraan dilanjutkan pekan lalu, yang bertujuan untuk menghembuskan kehidupan baru ke dalam pakta nuklir yang dicapai antara Iran dan kekuatan dunia pada tahun 2015, aliran laporan di media Israel dan AS berhipotesis tentang kemungkinan "pilihan lain" jika diplomasi gagal.

Baca: AS dan Israel Akan Bahas Latihan Militer untuk Gempur Iran

Menurut laporan terbaru Russian Today, Minggu (12/12/2021), Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz memberi tahu Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin tentang persiapan dan latihan untuk serangan militer potensial terhadap musuh bebuyutan negara itu selama kunjungannya ke AS.

“Latihan semacam itu, jika melanggar wilayah udara Iran, akan dianggap sebagai tindakan agresi yang tidak akan terjawab,” kata seorang pejabat militer yang tidak disebutkan namanya kepada kantor berita semi-resmi Iran Nournews, yang diduga berafiliasi dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.

Retorika permusuhan muncul di tengah pembicaraan baru di Wina mengenai kesepakatan nuklir Iran 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA). Negosiasi belum berjalan jauh, dengan Teheran terus menuntut agar Washington mencabut sanksinya secara penuh.

Baca: Iran Dituduh Bangun Militer di Bagian Barat untuk Serang Israel

“Kami pasti akan menyetujui tidak kurang dari perjanjian (JCPOA asli) dan ini pasti akan menjadi garis merah bagi Republik Islam Iran,” pemimpin negosiator negara itu, Ali Bagheri Kani, mengatakan kepada Press TV pada hari Sabtu.

Perjanjian JCPOA secara efektif runtuh setelah Presiden AS saat itu Donald Trump secara sepihak meninggalkannya pada tahun 2018, menuduh Teheran entah bagaimana melanggar "semangat" kesepakatan itu. Sejak itu, Washington telah memberlakukan kembali sanksi lama dan memperkenalkan tindakan baru terhadap Teheran. Sementara itu, Republik Islam secara bertahap menangguhkan kewajiban JCPOA, meningkatkan pengayaan uranium dan memperluas program nuklirnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Austria Ungguli Yordania...
Austria Ungguli Yordania 1-0 di Babak Pertama, Gol Roket Schmid Jadi Pembeda
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved