11 Penduduk Desa Dibakar Hidup-hidup, AS dan PBB Kecam Junta Myanmar
Jum'at, 10 Desember 2021 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah video yang diposting di media sosial dimaksudkan untuk menunjukkan beberapa mayat hangus hangus tergeletak di tanah.
"Itu menyakiti kita semua. Mereka bahkan tidak terlihat seperti manusia," kata salah satu suara dalam klip yang dimaksudkan untuk menunjukkan jasadnya.
Wartawan verifikasi digital AFP tidak menemukan bukti bahwa klip itu telah muncul secara online sebelum Selasa, meskipun mereka tidak dapat mengidentifikasi di mana video itu difilmkan, atau apakah itu asli atau bukan.
Sementara itu, outlet Suara Demokratik Burma juga melaporkan pasukan telah menangkap penduduk desa yang tidak dapat melarikan diri setelah serangan terhadap pasukan junta.
Baca juga: Meta Hapus 100 Akun yang Terkait dengan Bisnis Militer Myanmar
Wilayah Sagaing telah menjadi lokasi bentrokan reguler antara pasukan junta dan milisi sipil.
Penduduk Dontaw lainnya mengatakan kepada AFP bahwa 11 orang itu telah ditangkap saat mereka bersembunyi di dekat sebuah biara di sisi barat desa dan telah dibawa pergi oleh pasukan junta.
"Itu menyakiti kita semua. Mereka bahkan tidak terlihat seperti manusia," kata salah satu suara dalam klip yang dimaksudkan untuk menunjukkan jasadnya.
Wartawan verifikasi digital AFP tidak menemukan bukti bahwa klip itu telah muncul secara online sebelum Selasa, meskipun mereka tidak dapat mengidentifikasi di mana video itu difilmkan, atau apakah itu asli atau bukan.
Sementara itu, outlet Suara Demokratik Burma juga melaporkan pasukan telah menangkap penduduk desa yang tidak dapat melarikan diri setelah serangan terhadap pasukan junta.
Baca juga: Meta Hapus 100 Akun yang Terkait dengan Bisnis Militer Myanmar
Wilayah Sagaing telah menjadi lokasi bentrokan reguler antara pasukan junta dan milisi sipil.
Penduduk Dontaw lainnya mengatakan kepada AFP bahwa 11 orang itu telah ditangkap saat mereka bersembunyi di dekat sebuah biara di sisi barat desa dan telah dibawa pergi oleh pasukan junta.
Lihat Juga :